Cari Kerja di London

Versi Bahasa Inggris

Pendahuluan

Saya cukup beruntung untuk memiliki pekerjaan di masa sulit resesi ekonomi ini. Tetapi pekerjaan saya ini datangnya juga tidak mudah begitu saja. Untuk cari kerja di London, tantangannya sangat banyak. Mulai dari urusan visa kerja UK yang agak ribet, sampai saingan yang bejibun, karena banyak sekali orang berdatangan untuk kuliah dan cari kerja di London.

Tentunya perusahaan akan memprioritaskan calon pekerja yang memang berhak bekerja, seperti warga Uni Eropa yang memang tidak membutuhkan visa untuk kerja / kuliah / atau keluar-masuk negara-negara Eropa, atau orang-orang yang memang sudah memiliki visa kerja. Perusahaan tidak mau diribetkan oleh urusan visa pelamar, dan memang mereka tak bisa disalahkan juga.

Visa Kerja UK

Saya menyerahkan disertasi master saya pada akhir September 2008, lalu mendapat kepastian lulus pada akhir bulan November. Dengat surat lulus ini barulah saya bisa melamar visa kerja UK. Visa kerja UK saya di-approve akhir Desember 2008.

Catatan: Saya sudah sedikit-sedikit melamar kerja di London sebelum mendapatkan visa kerja, tetapi umumnya hal pertama yang ditanyakan oleh para perekrut dan perusahaan adalah urusan Visa. Jadi terus terang agak percuma untuk melamar kerja sebelum memegang visa kerja UK.

Melamar Kerja di London

Mulailah saya melamar kerja setelah liburan Natal dan tahun baru. Saya mengirim sekitar 420 lamaran kerja, melalui website-website karir di UK (baik yang umum maupun yang spesialis di bidang new media / creative media) seperti Monster, Total Jobs, Creative Pool, Gumtree, Reed, New Media Age, Guardian, Brook Street, dan masih banyak lagi yang terus terang saya sudah lupa sekarang. Selain website-website karir ini, saya juga mencoba peruntungan saya di Job Centre / pusat pencarian pekerjaan di daerah tempat saya bertempat tinggal, dan juga pusat bantuan karir dari universitas saya.

Satu hal yang saya bisa bagi dengan anda, bahwa mencari kerja itu adalah bagaikan sebuah pekerjaan full-time sendiri. Dari pagi sampai malam mem-browse lowongan-lowongan kerja yang ada, menulis cover-letter / surat pengantar, merubah-rubah CV sesuai lowongan pekerjaannya. Bisa dibilang saya bekerja sama keras atau bahkan lebih keras pada saat cari kerja di London dibandingkan dengan sewaktu saya kerja beneran.

Persaingan Mencari Kerja di London

Untuk sekedar catatan, sebuah lowongan pekerjaan di London, khususnya untuk level lulusan kuliah / fresh graduate, bisa dilamar oleh sekitar 100-300 orang. Darimana saya dapat angka ini? Website seperti Reed (kalau saya tidak salah ingat) mencantumkan berapa jumlah orang yang sudah melamar pekerjaan yang terdaftar. Dan bayangkan, dari ratusan orang ini, hanya sekitar 10 orang yang dipanggil wawancara / interview, dan hanya satu orang yang akan mendapatkan pekerjaannya.

Dari sekian banyak lamaran pekerjaan saya, saya mendapatkan hanya 3 wawancara kerja, dan berhasil mendapatkan 2 tawaran kerja. Saya memilih pekerjaan yang lebih dekat dengan rumah saya. Setelah beberapa lama bekerja di tempat ini, saya memutuskan untuk pindah kerja ke perusahaan lain.

Melamar Kerja Lagi

Kali kedua saya mencari kerja di London, saya mengirimkan sekitar 140 lamaran kerja. Proses kedua ini agak lebih mudah karena saya sudah mempunyai pengalaman kerja di UK. Saya mendapatkan sekitar 10 wawancara kerja / interview, dan berhasil mendapatkan lagi-lagi 2 tawaran kerja. Saya memilih perusahaan tempat saya bekerja sekarang, karena perusahaan ini sangat besar dengan memiliki kantor di lebih dari 80 negara, lingkungannya sangat trendy seperti layaknya perusahaan media / agency di tengah pusat kota London, nyaman deh pokoknya.

Wawancara Kerja di London

Dengan pengalaman saya untuk cari kerja di London, menghadiri sekitar 20-an kali wawancara kerja, saya ingin berbagi tips dan menceritakan pertanyaan apa sajakah yang ditanyakan oleh perusahaan-perusahaan di London dalam wawancara kerja. Pertanyaan mereka sangat lah bervasiasi. Saya akan mulai dari yang paling standar dan membosankan.

Pertanyaan Standar

Percayalah, mitos-mitos tentang pertanyaan standar yang akan ditanyakan pada saat wawancara kerja itu semuanya benar. Inilah daftar pertanyaan umum dalam wawancara kerja:

  • Mulailah dengan menceritakan tentang diri anda sendiri!
  • Tanggung jawab anda di pekerjaan yang sebelum ini?
  • Mengapa anda ingin pindah kerja?
  • Apakah pekerjaan impian anda? Apakah yang anda ingin lakukan sebenarnya?
  • Tiga kelebihan anda?
  • Tiga kekurangan anda?
  • Mengapa anda menginginkan pekerjaan ini?
  • Mengapa anda merasa bisa melakukan pekerjaan ini?

Pertanyaan Mulai Sulit

Sekarang untuk pertanyaan yang mulai agak sulit untuk dijawab.

  • Mengapa kami harus menerima anda untuk pekerjaan ini?
  • Apa yang anda bisa tawarkan untuk kami?
  • Dimanakah anda melihat diri anda sendiri dalam 5-10 tahun ke depan?
  • Apa yang anda pelajari di Universitas? Tentang apa degree anda? Coba ceritakan pada kami!
  • Mereka akan menanyakan sesuatu dari CV anda: Anda menulis bahwa anda sangat organized. Apa maksudnya, coba beri contoh!
  • Atau ini: Disertasi anda sangat menarik. Coba ceritakan teori, pendapat, dan penemuan anda!

Ingatlah untuk menghafal jawaban-jawaban dari pertanyaan standar. Semakin sering anda melakukannya, semakin piawai anda akan menjawabnya. Tapi ingatlah untuk pura-pura berpikir sejenak sebelum menjawabnya. Percayalah pada saya, dengan menghafal jawaban ini, hidup anda akan lebih mudah. Hafalkan, Latihan, Hadiri, dan Gagal. Ini semua bagus untuk anda.

Pertanyaan Aneh

Sekarang waktunya untuk pertanyaan-pertanyaan aneh dalam wawancara kerja. Ingat bahwa berbeda bidang pekerjaan, berbeda pula sifat orang-orang yang bekerja di bidangnya, berbeda pula pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan. Tentunya anda pasti akan menemui calon atasan yang akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan aneh. Dalam kurung adalah nama perusahaan yang menanyakan pertanyaan aneh ini:

  • Apakah anda menyukai kantor ini? Baru saja direnovasi nih! Coba kira-kira saran anda, kantor ini harus diapakan / ditambahi apalagi supaya jadi nyaman? (Tug Search wawancara pertama).
  • Apa yang anda biasanya lakukan di weekend? Apakah anda minum? Apa bir kesukaan anda? (Tug Search wawancara pertama).
  • Apakah anda individualis atau lebih suka kerja dalam tim? (Tug Search wawancara pertama).
  • Yakinkan kami untuk menerima anda! (Tug Search wawancara kedua).
  • Tahu darimana kami bahwa jika anda mendapatkan pekerjaan ini, anda tidak akan pindah ke perusahaan lain kalau mereka menawarkan uang lebih? (Tug Search wawancara kedua) <wawancara kedua ini sebenarnya dilakukan di sebuah pub dekat kantor mereka di Shoreditch, saya ditawarkan pekerjaan ini. Sebuah perusahaan yang sangat santai dan cozy>.
  • Bagaimana anda memberi tahu klien bahwa anda tidak bisa menyelesaikan pekerjaan anda tepat waktu? (CBS Interactive wawancara pertama).
  • Bagaimana cara anda meminta tolong pada rekan anda yang memang orangnya menyebalkan? (CBS Interactive wawancara pertama).
  • Ceritakan kepada kami sesuatu tentang anda yang tidak banyak orang tahu. Buatlah kami tertawa! (CBS Interactive wawancara kedua) <ini favorit saya>.
  • Apa yang anda lakukan di sini? <He? Dimana? Kantor ini? London? Inggris? Dunia?> (Oxbridge).
  • Apa yang anda lakukan di sela-sela waktu luang anda? <Saya main musik, nyanyi di pub, dll> Apakah anda jago? Lagu apa biasanya? Coba ceritakan! (Oxbridge).
  • Masa paling anda ingat (baik dan buruk) dalam kuliah? (Holiday Rentals).
  • Bagaimana ibu anda akan menggambarkan tentang diri anda ? Bagaimana teman-teman anda akan menggambarkan tentang diri anda? Bagaimana anda menggambarkan tentang diri anda sendiri? (Holiday Rentals).
  • Mengapa anda ingin tinggal di London? (Holiday Rentals) <Saya mendapatkan tawaran kerja di sini>.
  • <Ini sangat aneh, wawancara hanya bertahan sekitar 2 menit> Bisakah anda men-design dan membangun sebuah website seperti ini (memberikan contoh website)? Tidak mungkin ini dilakukan oleh satu orang, pasti paling sedikit tim yang terdiri dari 3-5 orang yang membangunnya. Jadi saya tidak bisa. Ya baiklah, terima kasih atas kejujuran anda, terima kasih untuk kedatangan anda, dan semoga berhasil dalam mencari pekerjaan di London! <Hahaha, sial> (Joose TV).
  • <Sebuah perusahaan “escort” perempuan dan laki-laki, saya melamar untuk web designer> Kami berencana untuk mengadakan pesta “swinger” ditujukan kepada khalayak elit di London. Bagaimana kira-kira anda mem-promosikannya. Ingat, ini untuk kaum elit!! <Terdiam seribu kata> (V London Escorts).
  • Apakah anda orang yang kreatif? Coba jelaskan dan beri contoh! (Perusahaan tempat saya bekerja sekarang).
  • Apakah pandangan anda tentang online-marketing? <Bagaimana cara memulai untuk menjawabnya? hmm> (Perusahaan tempat saya bekerja sekarang).
  • Berapa kira-kira waktu anda dalam berlari 10 kilometer? (Perusahaan tempat saya bekerja sekarang).

Tips Terakhir

Yah kurang lebih inilah yang saya ingat dari proses saya dalam wawancara kerja di London. Banyak dari pertanyaan ini yang sebenarnya tidak mempunyai jawaban benar atau salah, tetapi lebih dilihat bagaimana cara anda menjawabnya.

Ingatlah untuk memakai pakaian yang rapi dan presentable, tapi juga tergantung dari perusahaan tempat wawancara kerja anda. Lebih baik kita agak sedikit terlalu rapi daripada sebaliknya.

Buatlah agar wawancara kerja anda menjadi sebuah diskusi bersama, bukan sekedar tanya jawab dan interogasi. Bertanyalah yang banyak tentang pekerjaan dan perusahaan itu. Mereka akan menghargai sifat anda. Buat agar agak sedikit casual, bercandalah sedikit, mereka senang orang yang tidak terlalu kaku. Buatlah agar mereka menyukai anda. Jangan berbohong, jika tidak tahu sama sekali, bilang tidak tahu dan balik bertanya. Bilang anda akan memulai mencari tahu tentang subjek pembicaraannya. Tersenyumlah.

Anda harus tahu bahwa kadang-kadang pe-wawancara kerja anda lebih gerogi daripada anda yang di-wawancara (percayalah). Apakah yang paling buruk bisa terjadi? Paling-paling anda tidak akan mendapatkan pekerjaan itu.

Semoga berhasil!

This entry was posted in Tips and tagged , , . Bookmark the permalink.

33 Responses to Cari Kerja di London

  1. Pingback: Job Interview Questions » Andryo's Blog

  2. jebat says:

    mas andryo,
    wah pencerahan nih. jadi sebaiknya apply working visa dulu yah (UK), berapa lama sih mas proses aplikasinya and trus persyaratannya harus ada keahlian ya. trus kalo berlakunya berapa bulan mas? tentunya tiket pp harus ya. total biaya maksudnya cash ato tabungan dengan jumlah berapa mas minimal? terakhir mas UK working visa nggak perlu sponsorship?

    mohon advicenya mas, thanks.

    jebat

  3. Andryo says:

    Halo Mas Jebat,

    Untuk sekarang, sangat sulit mendapatkan visa kerja di UK, dan Eropa pada umumnya. Sejak masa resesi, pengangguran mencapai 2,5 juta orang di UK. Dan juga partai yang memimpin adalah partai konservatif (mereka anti sama imigrasi). Jadi para pendatang non-Eropa lagi di”tendang-tendangin” keluar.

    Dulu sih ada namanya Highly Skilled Worker, dibawah kategori Tier 1. Applicant dilihat jumlah point berdasarkan pendidikan, pengalaman kerja, umur, skills (apakah skill nya jarang di UK), pendapatan (ada minimum), dll. Jika pointnya cukup maka bisa apply. Tapi saya gak tau sekarang masih bisa atau tidak untuk apply visa ini dari luar UK.

    Kalo yang disponsori company, adalah kategori Tier 2. Juga ada point-pointnya, berdasar skill, gaji yang ditawarkan (ada minimum), pendidikan, dll.

    Peraturan imigrasi di UK selalu berubah Mas. Tiap tahun ganti-ganti. Jadi untuk jelasnya, semua bisa dibaca di sini: http://www.ukba.homeoffice.gov.uk.

    Good luck.

    Andryo

  4. Vina says:

    Salam kenal Mas Androyo,

    Saya tertarik dengan blog mas terutama tips2 nya. Tapi Mas Androyo, saya mau tanya mengenai kerja di London, sepertinya lulusan lokal S1 indonesia , mungkin lebih susah ya mas kalo apply kerja di sana? atau malah 0% kemungkinan cv kita dilihat.

    Saya jadi hopeless d punya impian kerja ke negeri orang.

    Terima Kasih Mas.
    Vina

  5. Andryo says:

    Halo Vina,

    Terima kasih sudah membaca blog ini.

    Menurut saya sih tergantung bidangnya, seberapa sulit mencari pekerja di bidang itu di UK, dan apa yang bisa kita tawarkan.

    Sekarang visa kerja untuk UK sangat dipersulit. Namun jika ada tawaran kerja dari perusahaan di sana, kemungkinan sih ya bisa dapat visanya.

    Semua pasti ada jalannya sebenarnya. Memang jauh lebih mudah jika kita memulai dari studi di UK, lanjut ke bekerja. Yah, mungkin bisa untung2an dapat beasiswa jika tertarik.

    Semoga berhasil Vina.

    Andryo

  6. Eka Maulana says:

    Mas Androyo,

    Mas, saya sangat tertarik dengan tulisan Mas Androyo di blog ini…
    Saya ingin bertanya beberapa hal.

    Saya sekarang calon seorang Sarjana di Indonesia dan saya tertarik dan merasa tertantang bekerja di Eropa terutama Inggris dan London…
    Tetapi saya harus mengakui ada yang kurang dari diri saya terutama dari segi bahasa.
    Ya, English (namun saya sudah intensif soal yang satu ini).
    Saya ingin kerja di London tetapi tidak ingin memulainya begitu formal seperti Mas Androyo…Saya ingin berpetualang sedikit…Saya ingin mencoba hal-hal yang baru…
    Saya ingin bekerja seperti pegawai biasa dahulu seperti pekerja toko, karyawan swalayan, pelayan restoran. Semua itu saya rencanakan untuk menguasai bahasa agar lebih fasih.
    Selanjutnya saya akan mencoba mencari beasiswa S2 dan kalau tidak mencari pekerjaan
    yang lebih baik pelan-pelan…

    Saya sangat mohon masukan Mas Androyo tentang hal di atas…

    Dan ada beberapa pertanyaan saya tentang kerja di London :
    1) Jika kita menggunakan visa turis dan bekerja di sana bagaimana? Resikonya bagaimana?
    2) Apakah setiap pekerjaan di sana membutuhkan work permit dari pemerintah mereka?
    3) Apakah benar gaji di sana di hitung per jam?
    4) Kira-kira berapa gaji untuk level karyawan toko di sana? Upah minimum maksud saya..
    5) Bagaimana biaya hidup di sana?
    6) Apakah visa kerja mutlak untuk bekerja di sana? Berapa lama batas visa kerja?

    Maaf jika pertanyaan saya begini, karena saya belum memiliki pengalaman yang banyak
    pergi ke luar negeri…tapi saya sangat ingin berpetualang ke sana Mas Androyo…

    Saya tunggu balasannya ya Mas….
    Terima Kasih banyak…

  7. Andryo says:

    Halo Eka,

    Untuk menjawab pertanyaannya:

    1. Visa turis tentunya ilegal untuk kerja. Resikonya bisa tertangkap, dipaksa pulang, di-ban untuk masuk UK.
    2. Kalau student umumnya diberikan maksimum kerja 20 jam seminggu. Untuk bekerja full-time butuh visa kerja.
    3. Untuk kerja part-time atau kasar, misalnya di restoran, pabrik, dan semacamnya, umumnya per jam. Kantoran, biasanya gaji hitungan per tahun.
    4. Terakhir saya di sana, upah minimum £5.75 per jam.
    5. Tergantung gaya hidup. Sewaktu saya kuliah, £800 cukup. Sewaktu kerja, gaya hidup berubah, kira-kira habis £1,200an sebulan.
    6. Visa kerja ada banyak macamnya. Berapa lama waktunya tergantung visa kerja yang mana. Lebih baik di cek ke website Home Office UK, peraturannya berubah setiap waktu.

    Semoga berhasil.

    Andryo

  8. rendy says:

    halo mas andryo, salam kenal :)

    saya rendy, saat ini saya sedang bekerja jadi civil servant di salah satu departemen di indonesia. Umur saya baru 22 dan dengan pendidikan terakhir diploma. Jujur saya ingin sekali kuliah s1 di UK, dan mungkin yg paling wajar bagi saya saat ini adalah mengumpulkan uang untuk membiayai kuliah sendiri disana. Karena terus terang untuk bersaing mendapatkan beasiswa agak sulit bagi saya.
    Mungkin mas andryo bisa sedikit berbagi tentang biaya kuliah rata2 disana berikut universitas yg mempunyai biaya kuliah lebih rendah namun tetap diakui akreditasi nya,.terima kasih

  9. Andryo says:

    Halo Rendy,

    Rata-rata biaya kuliah di sana sekitar 10 ribu pound per tahun. Yang jauh lebih mahal juga banyak, tergantung kampusnya. Ini 4 tahun lalu. Lebih baik di-cek sendiri ke website kampus-nya masing. Saya kurang up-to-date untuk masalah ini. Nanti takut salah hehe.

    Salam.

    Andryo

  10. rendy says:

    makasih mas andryo, sukses yaa.. :)

  11. Adi Wicaksono says:

    Salam kenal mas Andryo,

    Cerita anda sangat menarik. Dan saya pun juga tertarik.
    Saya adalah seorang laki-laki sarjana S-1 Akuntansi, dan saya mendapat tawaran kerja untuk menjadi Tukang Kebun sekaligus nany di London dengan upah 1450 poundsterling per bulan plus bonus shooping tiap bulan beserta akomodasi. Saya sangat ingin bekerja di Luar negeri.

    Menurut mas Andryo,
    Apa yang harus saya lakukan ? Menerima atau tidak? Bgm dgn upah tsb. apakah sesuai dengan standard kehidupan disana ?Apakah bisa menjamin kesejahteraan ?Bgm pendapat mas Andryo…?
    Terima kasih atas perhatian & sarannya.

    Salam,
    A d i

  12. Andryo says:

    Hallo Mas Adi,

    Wah kalo gaji segitu lumayan bgt Mas. Gaji saya pertama dulu 20 ribu setaun, sebulan dapetnya 1300. Apalagi akomodasi ditanggung, shopping ada tambahan.

    Dulu saya banyak bermain dengan anak2 au pair / nanny yg datangnya dari segala penjuru Eropa. Mereka bahagia-bahagia aja kok hehe.

    Kalau memang visa semua ditanggung, hajar Mas hehe.

    Salam.
    Andryo

  13. Adi Wicaksono says:

    Salam mas Andryo,

    Ini Adi lagi.
    Kemaren saya mendapat email dari Irish National Lotery yang menyatakan saya mendapat lotere sebesar 750,000 british poundsterling. Apakah undian semacam itu memang ada ataukah penipuan ?Apakah sudah marak di negara asalnya…?Padahal saya tidak merasa mengirim apa-apa. Pihak lotere menginginkan nama lengkap, alamat email, no HP, dsb..

    Thanks atas tanggapannya…?

  14. Andryo says:

    Wah Mas. Biasanya kalo “too good to be true”, jangan terlalu dipercaya. Apalagi emang gak pernah ikutan lotrenya.

    Coba di cek lagi itu emailnya dari alamat beneran atau tidak (misalnya alamat email @ domain nya apa).

    Salam.

  15. Adi Wicaksono says:

    Salam mas Andryo,

    Saya ada pertanyaan lagi,
    Apakah ada perusahaan di Inggris yang mau menerima pekerja yang dari luar (misal Indonesia), yang kemampuan bahasanya pas-pasan bahkan nol sama sekali. Apakah ada kemungkinan learn by doing.

    Terima kasih atas penjelasannya.

    Salam,
    A d i

  16. Andryo says:

    Mas Adi,

    Saya juga agak bingung menjawabnya. Sebenarnya sih pasti ada pekerjaan yang tidak dibutuhkan bicara sama sekali (misalnya kerja di gudang atau semacamnya). Tapi bagaimana bisa mendapat pekerjaan itu (wawancara, dll) kalau tidak berkomunikasi. Mungkin juga ada skill bisa lebih mudah…

    Salam.

  17. Mas Andryo, salam kenal. Senang menemukan blog anda ini mas, cukup informatif dan inspiratif. Jujur saja saya tuh termasuk salah satu org yang selama ini mimpi bisa kerja di Eropa terutama di London atau kota2 lain di UK. selama ini saya mmg hunting job mas tentu saja lewat website informasi kerja, semisal jobrapido dsb, dan bila ada informasi kerja yg sesuai sy pun apply, tp blm ada satupun yang nyantol hehhe. Di Indonesia, sudah hampir 8 tahun ini saya bekerja di bidang publishing mas, sebagai penulis jg editor text book Seni Rupa juga buku-buku referensi bidang seni budaya, dan juga buku-buku untuk Pre school. Background pendidikan saya, dlu smpat belajar di Fak Sastra dan Seni Rupa sebuah Univ negeri di solo, tp ga sampai lulus karena keasyikan kerja, namun demikian akhirnya sy menempuh kuliah lg S1 Ekonomi management, walaupun sampai skg pekerjaan saya lebih berkutat pada dunia tulis menulis bidang Seni rupa drpd Ekonomi Management. Yang ingin saya tanyakan, masih mungkin tidak mas untuk saya saat ini bisa bekerja di UK yang sesuai dengan pengalaman kerja saya di Indonesia, atau setidak-tidaknya pada perusahaan sejenis, meskipun jabatan berbeda mengingat kemampuan menulis text dalam bahasa Inggris sy mungkin kurang sesuai dgn standart penerbitan di UK.

    Bagaimana latar pendidikan saya di Indonesia apakah akan sgt berpengaruh dalam sessi wawancara?

    Sebagai pencari kerja single fighter, maksud sy bener2 berjuang sendiri dalam mencari, dan hanya mengandalkan internet in seeking, ditambah tidak punya koneksi/teman/sodara yang sudah ada di UK apa yang bisa saya lakukan nih, biar bisa kerja di sana. selama ini saya berusaha mencari teman/koneksi dr org2 UK lwt perkenalan di internet, tp tdk yakin (takut tertipu) karena byk scamp di maya yang mengaku org dr UK dan menawarkan pekerjaan/pembuatan visa, tp untuk mendapatka uang saja.

    Terima kasih mas atas jawabannya.

  18. Andryo says:

    Halo Rantinah,

    Hmm saya bingung juga jawabnya. Karena luck orang kan berbeda-beda.

    Terus terang cari kerja itu satu hal, visa kerja hal lain lagi. Kalaupun dapet kerja, perusahaan harus punya kasus yang kuat untuk bisa mensponsori pekerja dari luar negeri.

    Jika memang ada perusahaan di sana yg mencari penulis sastra Indonesia, maka kasus mereka kuat untuk urusan sponsor.

    Jika kebetulan ada, bisa dicoba cari beasiswa dan mulai dulu dengan kuliah di sana.

    Good luck.

  19. Terima kasih atas respon dan masukannya mas, sukses selalu.

  20. oliver says:

    Mas Andryo, salam kenal.
    Saya ada pertanyaan. Saya sekarang ada di Indonesia, mendapat tawaran kerja dengan sebuah restaurant di london sebagai sponsorshipnya. Pekerjaan yang ditawarkan adalah sebagai waitrees di restoran tersebut. Yang ingin saya tanyakan, termasuk golongan visa kerja Tier berapakah saya ini? Apakah Tier 1? ato Tier2? Dan biaya untuk membuat Work Permit apakah berbeda dengan biaya Visa kerja? Berapakah biaya total sepatutnya yang sekiranya mas Andryo tahu? Karena mencari di web manapun saya tidak menemukan tolok ukur referensi biaya untuk mengurus Work Permit dan Visa kerja.
    Terima kasih mas Andriyo untuk tanggapannya. :)

  21. Andryo says:

    Halo Oliver,

    Kalau sponsorship jatuhnya ke Tier 2. Tier 1 misalnya high skilled migrant, post study work, dll.

    Bukan maksud untuk mengecilkan hati, tapi sebaiknya dipastikan lagi untuk urusan sponsor. Karena yg diberikan visa oleh UK Home Office biasanya pekerjaan yg membutuhkan skill yang jarang (misalnya dokter, arsitek, programmer, dll), dan juga ada minimum gaji. Mereka menulis di website 20 ribu pound per tahun, tetapi prakteknya rata2 32 ribu pound (ini sewaktu terakhir saya di sana tahun lalu).

    Sejak partai konservatif berkuasa, hukum imigrasi sangat dipersulit. Perusahaan samagt dibatasi dalam mensponsori pendatang.

    Good luck.

    Andryo

  22. malia says:

    mas saya berumur 38 thn,saat ini saya ingin bekerja sbgai nanny atau pembantu rumah tangga bagai mana peluangnya yaa?kira2 untuk awal ,brp modal untuk pergi ke sana?apa ada semacam lowngn /agensi yg bisa saya temui kayak di indonesia ga?saya bisa berbahasa inggris,baik lisan maupun tulisan.matur nuwun

  23. Andryo says:

    Malia,

    Maaf saya kurang tahu agensi untuk nanny dan prosedurnya. Silakan di research di Google :)

    Andryo

  24. ramlan says:

    halo mas……
    ini mas, sy itu punya sanggar anak-anak kira2 ni ya mas, kalo ngajuin proposal atau singkatnya pengen tampil di london kita ngajuin kemana ya……….ya minimal ada sponsor buat visa n tiket pesawatnya…….

  25. Andryo says:

    Halo Mas,

    Maaf lama balesnya.

    Sudah coba ke kedutaan RI di UK? Saya kurang tahu juga mas kalo bidang sanggar seni. Mungkin di search di Google dulu?

    Salam.

  26. Saya desain grafis s-1
    pernah beberapa kali melamar kerja ke UK scr online dan mereka bilang musti dtg ketemu dulu dgn saya utk wawancara.. di beberapa email.
    Apakah saya sebaiknya ambil visa turis lalu tinggal di rumah teman di UK sambil melamar scr online ke sana ?
    strateginya gimana agar mereka mau menerima saya setelah itu baru saya bisa mengajukan visa kerja dgn nama perusahaan…..
    biaya sponsor visa brapa ? apakah dtg sbg turis jg harus mengajukan jaminan ? trims.

  27. Desy says:

    Hi,

    Seperti yang lain… saya juga berminat untuk bekerja dan tinggal di UK terutama london… tapi kemungkinannya sangat kecil karena saya tidak mempunyai sponsor untuk VISA dll …. mungkin VISA untuk belajar akan lebih mudah dibandingkan bekerja … tapi saya tidak lulus S1 disini hanya memegang ijazah D1 … dan saya sudah berumur pula hehehe…. kira-kira apa mungkin universitas disana masih menerima …jika iya apa persyaratan nya untuk kuliah disana ….

    appreciate your respond….

    Thanks & Rgds,

    Desy. A

  28. Andryo says:

    Angela,

    Untuk membeli tiket pesawat ke sana, tanpa jaminan mendapat kerja kok sepertinya mahal ya. Kecuali kalau mau sekalian jalan-jalan, jadi gak rugi-rugi amat kalau tidak diterima. Visa kerja UK sekarang sangat sulit, terutama sejak krismon dan partai conservative berkuasa. Saya salah satu korbannya. Sudah bekerja di perusahaan saya selama 2 tahun, lalu aplikasi visa ditolak oleh pemerintah.

    Tentunya tiap orang beda kasusnya. Saya sedang sial aja mungking waktu itu.

    Syarat visa kerja skrg ada minimum gaji, mungkin bidang juga berpengaruh. Silahkan ke website UK home office untuk informasinya.

    Salam.

  29. Andryo says:

    Desy,

    Untuk kuliah syaratnya tidak terlalu banyak. Jika belum ada S1, bisa mengambil S1 di sana, atau semacam diploma.

    Syarat tiap kampus tentunya berbeda, silahkan visit website kampus yang ingin dituju untuk informasi.

    Salam.

  30. Nelda says:

    Mas Andryo, ceritanya seruu…kocak juga yang untuk interviewnya. Kalau bakal diwawancara untuk another escort company sudah bisa jawab mungkin Mas sekarang? hehehe… *becanda* Seperti yang bisa diperkirakan, kalau menulis tentang visa atau bekerja di luar negeri komentarnya bisa bervariasi ya Mas, saya juga ngalamin, dan kadang bingung sendiri mau jawab apa :)

  31. Andryo says:

    Hi Nelda,

    Sorry balesnya lama.

    Hahaha bener banget. Bingung sendiri mau jawab apa ;)

    Andryo

  32. cahyo says:

    Mas Andryo..
    Saya tertarik pengalaman anda bekerja di UK. Saya adalah lulusan Teknik Sipil tahun 1993, jadi sudah 18 tahun pengalaman saya bekerja (di industri jasa konstruksi). Saya pernah bekerja di luar negeri di Jepang 3 bulan, Aljazair 4 tahun dan Singapura 1 tahun. Sekarang saya bekerja di perusahaan joint venture Korea Selatan dan Indonesia. Saya bekerja di LN (khususnya UK), apakah masih memungkinkan saya bekerja di sana ?

  33. Andryo says:

    Mas Cahyo,

    Hmm pertanyaan seperti ini sudah pasti saya tidak bisa jawab. Keperluan perusahaan di sana kan diluar sepengetahuan saya. Dicoba saja, cari perusahaan konstruksi di UK, atau cari rekruter bidang konstruksi di UK. Yang pasti visa kerja lagi susah sekali untuk di-approve.

    Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>