Panduan Membuat Website

Jaman sekarang sepertinya mudah sekali untuk mempunyai sebuah website, baik yang gratis maupun bayar, baik meng-host sendiri maupun “numpang” (semacam wordpress, blogspot, dll). Jika anda ingin mempunyai website, apa saja langkah-langkah membuat website yang sebaiknya diperhatikan? Karena membuat website itu tidak hanya membeli domain dan meng-upload halaman saja. Tetapi masih banyak lagi selain itu.

Saya akan mencoba memberikan panduan membuat website untuk anda, tetapi bukan dari segi design, atau development / coding. Saya akan memberikan panduan membuat website dari segi management, dengan kata lain “bagaimana cara me-manage website anda”.

Membeli Domain

Nama domain akan menjadi semacam “brand” atau “merk” website anda. Seperti layaknya memberikan nama ke anak anda, nama domain haruslah dipilih dengan seksama. Untuk mengganti nama domain di masa depan, akan agak sedikit ribet, terutama jika domain lama anda sudah dikenal banyak orang dan mendapatkan banyak traffic yang konstan.

Memilih nama domain tentunya akan tergantung pada apa tujuan anda mempunyai website tersebut. Saya tidak akan membahas terlalu mendalam tentang research memilih sebuah domain di sini. Tetapi secara umum, pilihlah nama domain yang “menjual”, mudah di-ingat orang, dan jika perlu mengandung search query yang banyak dicari orang.

Search Query: yang anda ketik di google untuk mencari sesuatu.

Top Level Domain / TLD

Top Level Domain adalah bagian terakhir di alamat website anda, misalnya .com, .co.id, .gov, dll. Jika target audience anda adalah rakyat di hanya satu negara, misalnya Indonesia, maka pilihlah TLD .co.id. Atau jika anda ingin mempunyai .com, maka pilihlah web hosting yang servernya berada di Indonesia.

Alasannya adalah, search engine mem-favorit-kan website yang sifatnya lokal. Sebuah analogi, jika anda mencari jasa “pizza delivery” di Jakarta, tentunya anda akan kesal jika hasil search menunjuk pizza delivery di Paris.

Search engine juga memberikan nilai lebih kepada website yang mempunyai TLD .gov, .edu, .org, karena sifatnya non-komersial. Namun tidak masuk akal jika anda mempunyai domain tersebut untuk menjual sesuatu.

Catatan: Dari pengalaman saya, meng-akses website dari server di Indonesia kecepatannya sangat lambat dibanding dengan negara lain. Saya kurang paham tentang hal ini, mungkin servernya, mungkin koneksinya. Apapun sebabnya, yang pasti pengalaman user sangat lah terganggu.

Hosting

Sejak 4 tahun terakhir, saya bekerja bidang online dan berhubungan dengan banyak sekali praktisi developer, designer, online marketer, dll. Rata-rata mereka lebih memilih untuk bekerja dengan server Linux. Server selain Linux agak sulit untuk melakukan hal-hal standard (misalnya redirection, security, dll). Namun jika anda seorang programmer, tentunya hal ini tidak akan sulit untuk anda.

Pikirkan juga tentang hal-hal berikut:

  • Kapasitas yang anda perlukan (1 GB, 3 GB, 10 GB, unlimited).
  • Berapa orang yang akan memiliki akses ke FTP website ini? Jika web hosting anda hanya memberikan satu user, maka akan sulit untuk men-distribusi-kan akses FTP kepada rekan-rekan anda.
  • Apakah anda berencana mempunyai sub-domain? Sub-domain adalah nama di URL sebelom domain. Misalnya blog.facebook.com, maka sub-domain-nya adalah blog. Ada web hosting yang memberikan sub-domain gratis, ada juga yang tidak.
  • Apakah anda membutuhkan HTTPS / Secure HTTP / akses aman? Jika website anda menjual sesuatu, dan akan melibatkan sebuah transaksi (baik kartu kredit, PayPal, dll) maka anda membutuhkan akses HTTPS. Lihat apakah service web hosting anda melayani hal ini.
  • Jumlah account email yang diberikan.

Design

Buatlah design yang merefleksikan tujuan website anda. Jika website anda tentang musik, maka idealnya design-nya agak trendy, jangan seperti design web koran yang terlalu kaku dan terstruktur. Warna, lay-out, font, semua akan berpengaruh pada design anda. Bacalah buku atau pedoman tentang web design.

Jangan membuat user anda sakit mata dalam melihat web anda.

Selain design dari sisi estetika, perhatikan juga design dari segi usability. Apakah user mudah untuk melakukan apapun di website anda. Seberapa banyak menu yang tersedia, apakah anda mempunyai search box, apakah ada sitemap untuk mempermudah user, berapa kali user harus meng-klik mouse untuk mencari sebuah halaman, dll. Saya tidak akan membahas usability design secara menyeluruh di sini. Silahkan lakukan research sendiri :)

FTP / File Transfer Protocol

Untuk meng-upload file dari komputer anda ke server, anda membutuhkan sebuah FTP client (kecuali anda mempunyai server sendiri dan bukan menggunakan web hosting). Menurut saya semua FTP umumnya sama saja, asal mudah dimengerti. Saya menggunakan FileZilla untuk FTP saya. Silahkan coba dan pilih sendiri FTP client yang anda suka.

Canonical

Canonical maksudnya adalah beberapa versi URL dari website anda. Misalnya facebook. Facebook memilih untuk memakai www dalam URLnya. Jika anda mengetik facebook.com tanpa www, maka anda akan di-redirect ke www.facebook.com. Sedangkan twitter memilih untuk tidak memakai www. Coba browse ke www.twitter.com, maka anda akan di-redirect ke twitter.com. Versi apa yang anda inginkan untuk website anda? Saya menggunakan www dalam www.andryo.com.

Canonical cukup penting dalam hal SEO. Saya telah membahas hal ini di postingan saya tentang faktor SEO on page. Silahkan dibaca selengkapnya.

Webmaster Tool

Sudah menjadi praktek standar untuk para webmaster untuk mempunyai akses Webmaster Tool dari search engine-search engine yang ada. Google dengan Google Webmaster Central, Bing dengan Bing Webmaster Tools, dan Yahoo dengan Yahoo Site Explorer.

Google Webmaster Central

Google Webmaster Central

Dengan webmaster tool, anda bisa melihat dan men-setting website anda di mata search engine. Seperti melihat search queries yang mengirim users ke website anda, seberapa banyak impressions website anda di search results, berapa click-through-rate website anda dari search results, kapan spider search engine terakhir meng-crawl website anda, apakah ada broken link di website anda, dll. Silahkan mencoba sendiri, cukup mudah untuk meng-installnya, tinggal meng-upload sebuah file ke website anda untuk meng-klarifikasikan bahwa anda memiliki / admin dari website itu.

Impressions: Berapa kali website anda muncul di hasil search, baik organic search maupun paid search.

Organic Search: Hasil search yang gratis (natural), pada Google muncul di bagian kiri.

Paid Search: Hasil search untuk website yang bayar, pada Google muncul dibagian kanan dan kadang-kadang di kiri, paling atas.

Click-through-rate: Persentase user meng-klik website anda dibandingkan jumlah impressions.

Spider: Agen search engine yang menjelajahi Internet untuk meng-index website-website yang ada.

Broken Link: Link yang menuju pada halaman yang tidak ada, dikenal juga dengan kode 404.

Analytics

Analytics sangatlah penting untuk men-track website anda. Anda bisa melihat jumlah traffic website anda, bagaimana user menemukan website anda, melihat pergerakan user di website anda, berapa lama user mem-browse website anda, halaman mana yang bounce-rate nya tinggi, dll.

Google Analytics

Analytics sebuah website TV online di Inggris

Ada banyak Web Analytics yang tersedia, namun pakailah Google Analytics. Selain karena gratis, menurut saya Google Analytics lebih user-friendly dari Web Analytics lain (seperti Omniture, Webtrends, dll).

Promosi

Promosikan website anda di internet (dan off-line jika perlu). Pertama, beritahu search engine tentang website anda. Beritahu Google di sini, Bing di sini, Yahoo di sini.

Beritahu search engine tentang semua halaman yang ada di website anda dengan membuat sebuah XML sitemap. Akses webmaster tool anda, daftarkan XML sitemap anda di situ.

Promosikan juga halaman-halaman website anda melalui social media dan social bookmarking tool. Tweet postingan anda, post halaman anda di Facebook, install “Facebook Like” di website anda sehingga user bisa click “Like” pada halaman tertentu dan teman-teman mereka bisa melihatnya. Bookmark halaman-halaman website anda ke Digg, StumbleUpon, Reddit, Delicious, dll.

Gunakan ping service untuk mem-ping search engine, blog listing dan site directories yang ada. Ping service yang cukup mudah, cepat, dan gratis misalnya Ping-o-Matic.

Sekian dulu postingan saya kali ini, mohon maaf jika ada hal-hal yang lupa saya sebut. Semoga berhasil.

Posted in Blog SEO | Tagged , , , | 5 Comments

Macam-macam Kopi: Espresso, Cappuccino, Macchiato, Mochachino

Setiap orang sepertinya mempunyai macam-macam kopi kesukaannya masing-masing. Saya tahu kalau saya pergi ke sebuah cafe, akan memesan apa. Paling-paling kalau tidak Caffe Latte, Caramel Macchiato, Americano, atau Flat White. Tapi macam-macam kopi itu apa bedanya ya?

Mungkin untuk anda yang memang pernah bekerja di sebuah coffee house (seperti starbucks, dll) anda sudah mengetahui macam-macam kopi, apa bedanya, dan bagaimana cara membuatnya. Tapi untuk orang lain yang belum tahu, ada baiknya jika saya menjabarkan apa saja sih bedanya macam-macam kopi tersebut.

Straight Espresso

Espresso dalam shot ini sangat digemari di Italia, dan tergolong relatif “kuat”. Macam-macam kopi Espresso shot yaitu:

  • Ristretto Espresso

Shot pendek yang hanya mengambil 3/4 ons dari shot untuk mengindari bagian espresso yang pahit, dan hanya mengambil bagian terbaik.

  • Single Espresso

Espresso shot 1 ons.

  • Lungo Espresso

Espresso shot 1.5 ons.

  • Double Espresso

Espresso shot 2 ons, dengan isi kopi 2 kali lipat.

Espresso Macchiato

Shot Espresso yang diberikan foam susu di bagian atas dengan sendok, disajikan di gelas / mug kecil.

Espresso Con Panna

Panna artinya krim. Jadi intinya sama dengan Espresso Macchiato, tetapi menggunakan whipped cream / krim.

Americano

Shot Espresso, namun ditambahkan air panas sehingga rasa kopi-nya tidak terlalu “kuat”.

Cappuccino

Shot Espresso dituangkan steamed milk (semacam busa dari susu dingin yang dipanaskan).

Caffe Latte

Shot Espresso dituangkan steamed milk, tapi busa-nya ditahan sampai gelas sekitar 75% penuh, baru busa-nya dituangkan di atasnya.

Caffe Mocha / Mochacino

Ini adalah variasi dari Caffe Latte, tapi sirup coklat ditambahkan sebelum steamed milk / susu.

Flat White

Tipe kopi yang berasal dari Australia dan New Zealand. Disajikan dengan ditambahkan steamed milk / susu dari bagian bawah pitcher ke single atau double shot Espresso. Minuman ini agak mirip dengan latte.

Liqueur Coffee

Kopi yang ditambahkan sekitar 25ml liquor, disajikan di gelas / cup khusus liqueur coffee yang bening, dengan kopi dan bahan tambahan dipisahkan agar terlihat lebih enak. Liquor dicampurkan dengan gula dan dituangkan dahulu sebelum kopi (filter). Whipped cream / krim ditambahkan di atasnya.

Macam-macam Liqueur Coffee:

  • Baileys Irish Cream Coffee
  • Brandy Coffee

Kopi dengan brandy

  • Caffe Corretto

Espresso shot dengan shot Brandy, Grappa, atau Sambuca

  • Calypso Coffee

Kopi dengan Tia Maria atau Kahlua, dan Rum

  • English Coffee

Kopi dengan Gin

  • Irish Coffee

Kopi dengan whiskey

  • Russian Coffee

Kopi dengan Vodka

  • Seville Coffee

Kopi dengan Contreau

Posted in Tips | Tagged , , , , , , , , , , , | 2 Comments

Sweden – An Emotional Visit

I was suppose to go to Sweden last year, in the summer of 2009. But I had to cancel Sweden, and had to be satisfied with only to Norway (which was amazing, btw). The reason for the cancellation was my friend Sophie’s brother, Pontus, has committed suicide. Yes, you read it correctly, suicide. He was 20 years old. Although I have met Sophie’s mother and sister Sanne, I have never met Pontus.

One Saturday, Pontus said to his mother that he was going cycling, but never came back. The following Monday, a person was running in the forest and found he was not alive, hanging from a tree, then reported to the police. A policeman then came and knocked on the door, only to tell them about the bad news in such an inconsiderate way. The mother screamed hysterically.

One theory… suicide rate in the Scandinavian countries are high because life is rather easier there. So they are not quite used to having difficulties in life. Call me ignorant, call me stupid, but this is just one theory. If you don’t have a job, state pays you money. Education and healthcare are absolutely free. Well I know many European countries offer this kind of social benefit system. But I have been to most countries in Western and Northern Europe, and I have never felt as peaceful as when I was in Norway and Sweden.

Graveyard in Sweden

Graveyard in Sweden

Other theory is because the lack of sunlight in the winter, which is really depressing, believe me. Sun rises at 7 or 8 AM, and sets at 3 or 4 PM. In some northern most part, sun does not rise at all for a while.

Stockholm

Stockholm

A year later, I finally went to Sweden. I spent 3 days with Sophie in Stockholm, a great city. Did pretty much the touristic stuff; boat ride around Stockholm (Stockholm is made of 14 islands), Swedish food, sightseeing the old town, central part, south part, etc; night out at a club that plays all-Swedish-hits, and met lots of people.

Sophie and me on a boat ride

Sophie and me on a boat ride

Nightclub in Stockholm

Nightclub in Stockholm

I must say life there is very comfortable. I can say it’s quite easy to survive there, having most (if not all) of the infrastructure working well.

Houses in Falköping

Houses in Falköping

After Stockholm, I went to Sophie’s hometown Falköping for 2 days. It’s a small town around 3 hours away by train from Stockholm. There I finally met her dad and saw her home. Again, I felt the same sensation like when I was in Norwegian homes. Everything was like in a postcard.

Swedish Forest

Swedish Forest

We went to the forest to pick berries and mushrooms. Being brought up in the city, I have never done this, and felt very excited about it. Funny thing happened, we got lost for about an hour in the forest.

Couple of months before, Sophie was interviewed by a radio station about Pontus’ suicide, and her family’s situation. The interview was intended to help other people with similar problem. Apparently the interview went very well, and they decided to broadcast it on national TV. So when I was there, the family was looking for Pontus’ and family photos for the TV broadcast.

It was very emotional, they were looking at family photos, reminiscing for every memory they had with Pontus. And I was right there with them choosing photos. I was very much touched and instantly remembered of my own family and how I miss them so much. There, I felt that they really accepted me staying there with them. Maybe this is a bit funny but I felt like a part of the family at some point. Especially when we were singing, Sophie and her mother were crying and hugged each other tight. I can see the way her mother looked at me and sort of hold my head. Okay maybe I am a bit weird feeling this way. But I was happy and sad at the same time. It was quite a weird feeling as well, because when I stayed there, I was sleeping in Pontus’ bed.

Göteborg

Göteborg

I took my flight from Gothenburg, so I went alone by train and stayed there for half a day to see and enjoy the city before finally went to the airport and took the flight. Gothenburg is really clean, peaceful, and quite a compact city. The airport (Gothenburg City Airport) was a bit funny though, which is more similar to a bus station than an airport.

Posted in Travel | 2 Comments

Valença, Portugal

As part of my journey to Galicia, North West Spain, we drove to Portugal just for the sake of it, cause I have never been to Portugal before. We drove from Santiago de Compostela and we chose the city Valença for our destination, as it is very close to the border, and it is a unique town. It was a really nice journey, seeing hills and beaches on the side. The view was awesome!

Hills on the way to Portugal

Hills on the way to Portugal

Hills and beaches

Hills and beaches

Road to Portugal View

Road to Portugal View

On the seaside, we can find a lot of Vatea, sort of like black boxes on the sea to catch clams and oyster. A waiter from a restaurant explained to me how it works, by having ropes underneath where the organizm grows.

vatea

vatea

The drive itself took around 2-3 hours as we were really relaxing, stopping for food etc. Don’t know why, I am always happy seeing countries sign. It is just very easy now to cross borders.

Portugal Sign

Portugal Sign

Valença, Portugal

Valença is surrounded by stone walls from the middle age. The gate to enter the town is just one small lane, fits for just one car, controlled by a traffic light.

Gate to Valença

Gate to Valença

Valença Narrow Gate

Valença Narrow Gate

Valença Stone Walls

Valença Stone Walls

Streets in Valença are narrow and made of stones. Spanish people always have jokes that they go to Portugal just to buy towels because it is so much cheaper there. The street markets are also narrow with lots of people selling stuff on the side. Wine shops are relatively cheaper here, and they have lots of varieties.

Valença Narrow Lanes

Valença Narrow Lanes

Valença Street Markets

Valença Street Markets

Valença Wine Shop

Valença Wine Shop

Food and Wine

While I was in Portugal, I made myself to drink Porto / Port Wine and eat some Bacalhau (codfish), typical fish from Portugal. Every area has its own way of preparing the Bacalhau.

Port Wine in Valença

Port Wine in Valença

Bacalhau

Bacalhau

We didn’t spend much time in Valença. But we did visit a random museum, Núcleo Museológico de Valença, and saw the miniature of Valença. The view from the city walls are not bad as well with a countryside feeling.

Valença Miniature

Valença Miniature

View from Valença

View from Valença

After a little while spending the day in Valença, we headed back to Spain, or should I say Espanha (in Portuguese).

Back to Spain

Back to Spain

Espanha

Espanha

Posted in Travel | 1 Comment

Galicia, North-West Spain

6 September – 9 September 2010

Galicia is a different kind of Spain. The nature is nothing like Spain you know. It’s very green, hilly, and wet. It looks more like Ireland and Wales instead of Spain.

Location

Galicia is located in North West Spain, by the Atlantic sea, north of Portugal.

Galicia in Spain

Galicia in Spain

The Travel

I used to live for a year with Sabela, a Galician, when I was studying in the Uni. I made a promise to her and her friends that before I go back to Indonesia, I would definitely visit Galicia. I am (or trying to be) a man of my words, so 3 years later I did visit Galicia. I went there after my visit to Sweden, but as there was no direct flight from Gothenburg, I made an overnight transit in London Stansted. Yeah, I slept on the floor at the airport (I do this quite often to be honest). From London Stansted I took the flight to Santiago where Sabela now lives to teach at some school.

I have heard so much about Galician food. Being located by the sea, it has the best seafood (probably in the world). She picked me up at the airport, drove me to her place to put my stuff, then we went walking around the city central, then to an Octopus restaurant / Pulperia. There I ate Pulpo ala Gallega (there, it’s just pulpo) and pimientos de padron, a plate full of pepper, some are spicy, some are not – but as I am Asian, nothing is really spicy for me LOL.

Pulpo ala Gallega

Pulpo ala Gallega

Pimientos de Padron

Pimientos de Padron

The Famous “Walk” to Santiago de Compostela

Santiago is known for the famous “walk” (Camino de Santiago de Compostela Pilgrimage / The Way of St James), where people walk to Santiago’s Cathedral from everywhere in Europe. Mostly from Portugal, some parts of Spain, and France. I came across a lot of pilgrims there, they are friends, families, some don’t even know each other and have just met on their journey.

Santiago Cathedral

Santiago Cathedral

Santiago Pilgrims

Santiago Pilgrims

The Holy Year

Every now and again, they have what they call “the holy year” in which they open the “forgiveness door” at the Cathedral. I was quite lucky ’cause then (2010) was the holy year. The next holy year is in 11 years (2021). Having said this, I was also unlucky ’cause it is naturally more crowded. I queued to enter the sacred door, but the guard stopped the line just in front of my face as it was their closing time. I was literally 10 meters away from the door.

Forgiveness Door Queue

Forgiveness Door Queue

Santiago is a very old city. In the central part, every lane is a narrow lane with squares / plazas everywhere, made of stone. It is so amazing that I felt like I was in the middle age. The neighbors are very close, people are friendly, bars and pubs are like everywhere as it is a student town as well.

Santiago's Narrow Lane

Santiago's Narrow Lane

Good thing is Sabela knows a lot of people there, including pubs / bars owners. They give me A LOT of complimentary drinks, probably because they think I am like an exotic man from Indonesia. I am pretty sure I was the first Indonesian they know in person. The guy on the right is the owner of the pub, the guy in the middle is his bartender. The girls are Sabela’s friends. This photo was taken after some Estrella Galicia (Galician beer), Alvariño (Galician white wine), Mencía (Galician red wine), Crema de Orujo (cream coffee liquer, similar like Baileys), and Licor Café, equals my face LOL.

Pub in Santiago

Pub in Santiago

Drinks in Galicia is very cheap. Just go to a bar and order some beer or wine with tapas (normally included), it will cost just around 2 Euros, sometimes less.

Estrella Galicia Beer

Estrella Galicia Beer

Wine and Tapas

Wine and Tapas

Road Trip – Galicia

Sabela was very kind to drive me around Galicia. She drove me to 3 Galician provinces: A Coruña, Pontevedra, and Lugo. First we went to Cangas (across Vigo) area to eat some seafood by the beach, just north of the Spanish-Portuguese border. There we ate this strange long clam thing called Navajas, and Almejas al Alvariño (oyster with Galician wine sauce). A-M-A-Z-I-N-G, not to mention the view of the ocean. Oh my.. so lovely.

Navajas and the view

Navajas and the view

Almejas al Albariño

Almejas al Albariño

After the meal, we headed off to Cabo Home, a place that has like a hill right next to the ocean. It is very similar with the terrains in Ireland and Britain.

Cabo Home

Cabo Home

From here, we had 2 options for the next destination. There was these islands nearby that have been voted many times having the best beach in the world, Cíes Islands (Las Islas Cies). But as we needed to go by ferry, and we don’t really have that much time, so we decided to drive to Portugal, cause I have never been to Portugal. But I won’t discuss Portugal trip here.

Ponte Vedra

After Portugal, we drove to Ponte Vedra (meaning “old or ancient bridge”), the city where Sabela studied for 2 years. It is a very compact town, very small, everything is in walking distance, also a student town, pubs and bars are everywhere, and very old. Similar with Santiago, the central is formed by narrow lanes and plazas / squares made of stone.

Square in Pontevedra

Square in Pontevedra

Pontevedra Streets

Pontevedra Streets

There is this small pier by the river which was very beautiful in my opinion, but smells horrible LOL. The light is so amazing. The photo is natural, non-edited.

Pontevedra

Pontevedra

A Coruña

Next destination is A Coruña. I don’t know why, I love this city. A Coruña is surrounded by the sea, cause it is formed like a round bay with only one entrance and exit by car via a highway. The city itself is very compact, quite small to walk everywhere in the central, and like many European cities, modern and old blends into one.

We just spent one day there, started with having lunch at a nice restaurant with Sabela and her friends. I was quite surprised cause the waiter can speak English fluently.

I ate a lot of new Spanish meals here thanks to them. I tried Jamon Iberico (probably the finest ham in the world), Piqullo-con Bacallau (fish filled pepper), Raxo, and Vuevos con Patatas y Jamon (Eggs with potatos and ham).

After this, we went walking in the city. The beaches are amazing.. well probably not that amazing, but the idea of having a lot of beaches just by walking distance from where you work and live is freaking awesome, don’t you think? We can also see Deportivo la Coruna stadium from the beach. A little further on the other side of the city, we can find the pier which is nice and small. At one end of the city, we can find a very old light house called Torre de Hercules. The meaning needs no explanation.

As Pontes and Vilalba

After A Coruña, we drove to As Pontes, where Sabela is from. Now this city is quite funny. It has the second tallest chimney in Europe, and nothing else. Literally nothing else. Many Galician people refers As Pontes similar as Springfield (from The Simpsons). Now there’s not much to tell here to be honest, but as I heard, the town has the highest number of educated youngsters in Spain (don’t take this for granted).

As Pontes Chimney

As Pontes Chimney

When I told my other Galician friend when she asked me where did I go in Galicia, I also mentioned As Pontes and Vilalba, and it cracks her up… She couldn’t stop laughing.

Vilalba is where Sabela’s grandmother lives. Sabela has set up so we can have a Galician lunch there. One of my colleague from work who is also Galician told me, if I want to eat Pulpo ala Gallega, it has to be made by a fat old woman / grandmother for it tastes nicer. So I was really looking forward for this lunch.

Sabela's Grandmother

Sabela's Grandmother

Pulpo

Pulpo

One thing to note when eating Pulpo ala Gallega is we cannot drink water. It has to be something else, like wine, milk, or whatever. I am not really sure why.

Recommendation

My trip to Galicia is one of my memorable holidays. I was very impressed by the hidden jewel there. Not many people know about the beauty of Galicia. They usually know Barcelona, Madrid, and Andalucia (south of Spain). But I am quite happy with this fact, so it is not so crowded with tourists here.

Posted in Travel | 1 Comment

Kerja di London – Industri Media dan Advertising

Kerja di Eropa adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga. Hak-hak pekerja di sini sangatlah dilindungi. Mulai dari jam kerja yang manusiawi, hari cuti sangat banyak, gaji yang cukup, dan perlakuan yang adil. Tapi tentunya hal ini bergantung juga pada industri dan perusahaan tempat kita bekerja. Yang akan saya ceritakan adalah pengalaman saya spesifik bekerja di perusahaan saya.

Kerja di London, bidang media dan advertising

Saya bekerja di bidang online advertising, di sebuah agency internasional yang mempunyai kantor di lebih dari 80 negara. Kantornya terletak di tengah kota London, hanya beberapa menit jalan kaki dari pusat-pusat turistik terkenal seperti Trafalgar Square, Covent Garden, Soho, Leicester Square, dan Piccadilly Circus. Di area ini, begitu banyak perusahaan media, advertising, dan semacamnya, semua hanya berjarak beberapa menit jalan kaki. Anda bisa bayangkan setiap jumat di setiap pub yang berada di area ini, akan dipenuhi oleh praktisi-praktisi media.

Kantor Saya

Kantor Saya

Kantornya sungguh mengasyikkan. Design-nya futuristik dan open-space, memiliki fasilitas-fasilitas penting seperti tempat mandi yang nyaman (umumnya dipakai oleh pekerja yang menggunakan sepeda untuk transportasi ke kantor, seperti saya), bar dan lounge, meja biliar sendiri, tempat duduk-duduk dan ngopi, dan area istirahat. Kebanyakan pekerjanya seumuran saya, dengan rata-rata umur sekitar 24-35 tahun.

Suasana yang Internasional dan multi-kultur

London sangatlah multi-kultural. Warga kota ini sudah sangat terbiasa dengan keadaan internasional. Misalnya sewaktu saya kuliah, di kelas saya dulu, orang Inggrisnya hanya 3, sisanya dari seluruh Eropa dan dunia.

Departemen saya berjumlahkan 20 orang, dan asal para pekerjanya antara lain Inggris, Irlandia, Scotlandia, Jerman, Spanyol, Italia, Afrika Selatan, Yunani, dan saya dari Indonesia. Saya terdengar agak nyasar mungkin ya hehe. Tapi ini sangat normal untuk di London.

Makan siang tim

Makan siang tim

Karena account-account kami berasal dari beberapa pasar di Eropa, kami masih selalu mempekerjakan pegawai lepasan dari negara-negara lain, misalnya untuk menulis atau mengurusi social media dalam bahasa asing.

Benefit – Pengobatan, Asuransi, dll

Seperti umumnya negara-negara Eropa barat yang tergolong maju, pengobatan diberikan gratis untuk penduduknya. Ya betul, jika kita pergi ke dokter atau rumah sakit, kita tidak membayar apa-apa (kecuali praktek-praktek privat). Jika kita perlu membeli obat, kita hanya perlu membayar administrasinya saja. Semua obat berharga sama. Obat pusing dan obat sakit jantung harganya sama (saat ini 6 pound). Tapi hal ini tentunya datang sejalan dengan pajak yang tinggi.

Selain pengobatan gratis ini, kantor saya juga menyediakan tambahan asuransi privat, asuransi jiwa dan kecelakaan, gratis periksa mata dan kacamata, 50% discount gym (fitness), pinjaman untuk membeli sepeda (pemerintah kota London sedang sering-seringnya mengalakkan “bike to work”), discount produk Apple, dll.

Jatah Cuti

Inilah subjek kesukaan saya. Untuk tahun pertama, saya memiliki jatah cuti 25 hari, tambah 1 hari ulang tahun. Saat ini adalah tahun kedua saya, sehingga jatah cutinya bertambah jadi 26 hari. Cuti ulang tahun tidak bisa dipindahkah, kecuali jika jatuh pada hari weekend.

Jumlah ini memang terdengar sangat banyak, tetapi teman-teman saya yang bekerja di Jerman mempunyai jatah cuti 28 hari. Di Perancis bisa 30. Teman saya yang bekerja di Norwegia mempunyai jatah cuti 35 hari. Bukan main.

Gaji dan Pajak

Saya hanya akan membahas standard gaji untuk industri saya. Di bidang media, fresh-graduate rata-rata memperoleh sekitar 20-25 ribu pound setahun. Manager memperoleh sekitar 30-50 ribu pound setahun.

Pajak di Eropa sangatlah tinggi. Di Inggris, pajak progresif berkisar dari 20-50%. Untuk kasus saya, setiap bulan saya membayar lebih dari 500 pound untuk pajak.

Gaji 20 ribu akan mendatangkan sekitar 1300 pound (bersih) sebulan ke account, dan gaji 25 ribu akan mendatangkan sekitar 1600 pound sebulan.

Naik gaji bukanlah hal yang definit. Jika kita pintar-pintar meminta dan bisa membuktikan bahwa kita sangat berharga untuk perusahaan, kita bisa saja meminta naik gaji kapan pun, dan bisa saja dinaikkan begitu saja.

Kehidupan Sosial

Seperti layaknya kerja di bidang media di manapun, social life sangatlah aktif. Sebelum krisis ekonomi, setiap Kamis pasti ada sebuah media gathering / party / event. Tetapi sejak krisis, mungkin hanya ada setiap 2-3 minggu sekali. Dan event-event seperti ini identik dengan alkohol… banyak alkohol.

Suplai untuk rapat bulanan

Suplai untuk rapat bulanan

Rebutan minuman sebelum rapat

Rebutan minuman sebelum rapat

Event-event ini juga berbagai macam ragamnya. Mulai dari nonton bola bareng, pesta topi, turnamen dart, malam negara-negara tertentu (e.g. Greek Night), malam komedi (mengundang banyak stand-up comedian), Open Mic, dll.

Selain event-event resmi, sudah dapat dipastikan bahwa Pub adalah tempat yang sering dikunjungi. Rata-rata saya pergi ke pub bisa lebih dari 4 kali seminggu. Pulang kantor ke pub. Lunch kadang-kadang ke pub. Ngumpul sebelum pergi keluar malam, ke pub. Gak ada kerjaan, ke pub.

Suplai untuk piknik kantor

Suplai untuk piknik kantor

Kantor saya mempunyai misi untuk menjadi “the best company to work for”. Untuk mendukung hal ini, pemimpin-pemimpin perusahaan membuat kebijakan baru. Setiap hari Jumat jam 3 sore, minuman tersedia gratis, alias Open Bar. Bir, cider, wine, champagne, you name it, semua gratis.

Open bar di kantor

Open bar di kantor

Perusahaan-perusahaan media juga mempunyai macam-macam liga sendiri (media league). Yang saya ikuti adalah sepakbola dan softball. Di liga-liga ini, kita juga bisa membuatnya menjadi ajang networking ke perusahaan-perusahaan lain. Seperti biasa setelah pertandingan, sudah pasti tujuannya adalah pub. Sepakbola ada di semua musim, namun softball hanya ada di musim panas.

Jam Kerja

Dari hal ini juga saya merasa diperlakukan sangat adil. Secara umum, jam kerja kantor saya adalah dari 09:30 pagi sampai 17:30 sore, Senin – Kamis. Untuk Jumat, pulang 1 jam lebih awal.

Jika saya harus pulang agak telat karena menyelesaikan pekerjaan yang diberikan Manager / Director saya, mereka pasti mengucapkan terima kasih, dan terlihat sungkan…

“Thanks for staying late to do this work for me, mate. I really appreciate it.”

Dan jika saya memang menyelesaikan pekerjaan saya yang lain, tidak jarang Director dan bahkan Managing Director saya menghampiri dan berkata:

“Don’t work to hard, mate.. It’s just a job. Go out and have fun.”

Hal ini belum pernah saya alami dan rasakan selama bekerja di Indonesia.

Departemen kami memiliki sebuah sistem dimana semua pekerjaan dan durasi dimonitor untuk nantinya di-review. Jadi akan terlihat pekerja mana yang lembur, berapa jam, dan bekerja untuk client yang mana. Jika para pekerja selalu bekerja lembur, berarti sudah saatnya menambah anggota tim. Jika hanya 1-2 orang yang bekerja lembur, berarti Manager tidak mendistribusikan pekerjaan secara merata. Jika Manager / Director yang selalu lembur, maka mereka harus menyerahkan beberapa pekerjaan mereka ke bawahan. Sebuah sistem yang adil, menurut saya.

Penutup

Saya sangat beruntung untuk bisa mendapatkan pengalaman ini. Jika anda memperoleh kesempatan untuk bekerja di luar negeri, khususnya Eropa, saya sarankan janganlah dilewatkan kesempatan ini.

Posted in London Life | Tagged , , , , , , | 16 Comments

Trying to Beat the System of Gambling

Introduction

From my previous research post, about can we make money from gambling, we have learnt that we CAN actually make money from gambling, provided that we count the possibilities and avoid blind betting:

1. Avoid blind betting. Bet smart and safe constantly. Win little by little.
2. Spread the bets. Don’t put everything in one basket. Play by the numbers.
3. Qualification round is the golden moment.
4. Know when to stop.

My previous research was for single bets. What about combinations, accumulations, etc? Other than some single games, I will try to set up some bets on game winning accumulators, which teams to qualify from group, which teams to NOT qualify from group, group leaders, teams on bottom place in groups.

Bet Statistic

* continued from previous research: Profit = £37.12

Capital = £40

Status = Up by £34.53

Profit = 86.32%

World Cup 2010

Knock Out Rounds

Holland VS Slovakia £9 Holland to win 4/9 Won £4
Brazil VS Chile £7 Brazil to win 4/7 Won £4
Brazil VS Chile £3 Brazil to score
in both halves
2/1 Won £6
Japan VS Paraguay £4 Double Chance
Japan or Draw (90 mins)
6/4 Won £6
Spain VS Portugal £5.5 Double Chance
Portugal or Draw (90 mins)
8/11 Lost £5.5
Brazil VS Chile
Holland VS Slovakia
Argentina VS Mexico
Uruguay VS South Korea
Brazil to win
Holland to win
Argentina to win
Uruguay to win
£2.32
Potential £15.04
Won £15.04
Germany VS England
Spain VS Portugal
Brazil VS Chile
Holland VS Slovakia
Argentina VS Mexico
USA VS Ghana
Uruguay VS South Korea
Ger-Eng Draw
Spa-Por Draw
Brazil to win
Holland to win
Argentina to win
USA-Gha Draw
Uruguay to win
£1.01
Potential £201.37
Lost £1.01
Spain VS Paraguay £9 Spain to win 4/9 Won £4
Ghana VS Uruguay £5 to Draw 11/5 Won £11
Ghana VS Uruguay £5 Uruguay to go to next round 3/5 Won £3
Holland VS Uruguay £10 Holland to win 7/10 Won £7
Name the finalists £8 Germany & Holland 13/8 Lost £8
Top Scorer £2 Miroslav Klose 4/1 Lost £2
Germany VS Spain £1 Germany 2-0 12/1 Lost £1
Germany VS Spain £1 Germany 2-1 9/1 Lost £1
Germany VS Spain £5 Germany to win or Draw 4/9 Lost £5

Game Singles

This is the simple stuff. Basically bet on a team to win, draw, or lose.

11 Jun South Africa VS Mexico £5 to draw 11/5 Won £11
11 Jun Uruguay VS France £10 France to win 10/11 Lost £10
12 Jun Argentina VS Nigeria £9 Argentina to win 4/9 Won £4
12 Jun England VS USA £7.5 England to win 8/15 Lost £7.5
12 Jun England VS USA £2 England 1-0
Money back if Rooney Scores
£10 potential Lost £2
12 Jun England VS USA £2 England 2-0
Money back if Rooney Scores
£11 potential Lost £2
12 Jun England VS USA £1 England 2-1
Money back if Rooney Scores
£8 potential Lost £1
13 Jun Serbia VS Ghana £5 Serbia to win 6/5 Lost £5
13 Jun Germany VS Australia £7.5 Germany to win 8/15 Won £4
13 Jun Germany VS Australia £1 Germany 2-0 11/2 Lost £1
14 Jun Holland VS Denmark £7.5 Holland to win 8/15 Won £4
14 Jun Holland VS Denmark £1 Holland 2-0 11/2 Won £6.5
14 Jun Italy VS Paraguay £15 Italy to win
Money back if draw
4/9 Even
14 Jun Italy VS Paraguay £1 Italy 1-0 9/2 Lost £1
14 Jun Italy VS Paraguay £1 Italy 2-0 8/1 Lost £1
15 Jun New Zealand VS Slovakia £10 Slovakia to win 1/2 Lost £10
16 Jun Honduras VS Chile £18 Chile to win 2/9 Won £4
16 Jun Honduras VS Chile £1 Chile 1-0 4/1 Won £4
16 Jun Honduras VS Chile £1 Chile 2-0 6/1 Lost £1
16 Jun Honduras VS Chile £1 Chile 2-1 15/2 Lost £1
16 Jun Spain VS Switzerland HT Spain – FT Spain 5/6 Lost £6
17 Jun Argentina VS South Korea £11 Argentina to win 4/11 Won £4
17 Jun France VS Mexico £7 France to win 4/7 Lost £7
17 Jun France VS Mexico £3 for 2 or 3 goals Even Won £3

Games Accumulators

Games Accumulator means betting the results of several single games correctly. For example, I pick 4 teams to win. If all 4 teams win, then I get the potential return. Of course with higher odds.

Uruguay VS France
Argentina VS Nigeria
England VS USA
Germany VS Australia
France to win
Argentina to win
England to win
Germany to win
£1.42 stake
£10.04 potential
Lost £1.42
Argentina VS Nigeria
England VS USA
Germany VS Australia
Holland VS Denmark
Argentina to win
England to win
Germany to win
Holland to win
£2 stake
£10.44 potential
Lost £2
Holland VS Denmark
Slovakia VS New Zealand
Portugal VS Ivory Coast
Brazil VS North Korea
Holland to win
Slovakia to win
Portugal to win
Brazil to win
£3 stake
£16.24 potential
Lost £3
Slovakia VS New Zealand
Portugal VS Ivory Coast
Brazil VS North Korea
Spain VS Switzerland
Slovakia to win
Portugal to win
Brazil to win
Spain to win
£2 stake
£10.01 potential
Lost £2
Argentina VS South Korea
France VS Mexico
Germany VS Serbia
England VS Algeria
Argentina to win
France to win
Germany to win
England to win
£1.67 stake
£10.02 potential
Lost £1.67
Italy VS New Zealand
Brazil VS Ivory Coast
Portugal VS North Korea
Spain VS Honduras
Italy to win
Brazil to win
Portugal to win
Spain to win
£3.75 stake
£10 potential
Lost £3.75
France VS South Africa
Greece VS Argentina
England VS Slovenia
Ghana VS Germany
France to win
Argentina to win
England to win
Germany to win
£1.5 stake
£10.01 potential
Lost £1.5
Slovakia VS Italy
Paraguay VS New Zealand
North Korea VS Ivory Coast
Spain VS Chile
Italy to win
Paraguay to win
Ivory Coast to win
Spain to win
£2.37 stake
£10.03 potential
Lost £2.37
Germany VS Australia
Italy VS Paraguay
New Zealand VS Slovakia
Brazil VS North Korea
Spain VS Switzerland
Germany to win
Italy to win
Slovakia to win
Brazil to win
Spain to win
£1.67 stake
£10.04 potential
Lost £1.67

Group Singles

France Leading the group £5 even Lost £5
Germany Leading the group £5 4/5 Won £4

Group Accumulators

France
Germany
Holland
Italy
Spain
Argentina
Leading the group £2.10 Stakes
£31.11 Potential
Lost £2.10
France
Germany
Holland
Italy
Spain
Argentina
Brazil
England
Leading the group £1 Stakes
£30.26 Potential
Lost £1
Algeria
Honduras
New Zealand
North Korea
Finish bottom in group £4.14 Stakes
£15.03 Potential
Lost £4.14
Honduras
New Zealand
Cameroon
Ghana
Algeria
South Korea
Uruguay
Finish bottom in group £3.01 Stakes
£702.12 Potential
Lost £3.01
South Africa
South Korea
Algeria
Ghana
Japan
New Zealand
Honduras
Finish bottom in group £1 Stakes
£83.85 Potential
Lost £1
South Africa
South Korea
Algeria
Australia
Japan
New Zealand
Honduras
Finish bottom in group £1.43 Stakes
£100.29 Potential
Lost £1.43
Australia
New Zealand
Cameroon
South Africa
Algeria
South Korea
Finish bottom in group £1 Stakes
£91.81 Potential
Lost £1
Honduras
North Korea
New Zealand
Ghana
South Africa
Algeria
NOT Qualify from group £3.6 Stakes
£10 Potential
Lost £3.6
Honduras
Uruguay
Ghana
Ivory Coast
NOT qualify from group £2.87 Stakes
£15 Potential
Lost £2.87
Brazil
Germany
Italy
Spain
France
England
Holland
Argentina
Qualify from group £3.92 Stakes
£10.01 Potential
Lost £3.92
Brazil
Germany
Holland
France
Qualify from group £5.10 Stakes
£10.1 Potential
Lost £5.10
Chile
Portugal
Paraguay
USA
Qualify from group £3.21 Stakes
£20.01 Potential
Won £20.01

So we’ll see how these bets go. I will update this post as the game comes along.

In the mean time, if you want to donate or chip in, please contact me :)

Cheers.

Posted in Tips | Tagged , , , | 4 Comments

Research: Can We Make Money From Gambling?

So here I am, broke, need more money, like billions of other people. Most (sane) everyone wants to make more money. Some of them have side jobs. Some of them steal and corrupt. Some of them can just ask for more. Some of them get a promotion and raise. Some of them gamble.

Straight to my question. Can we make money from gambling? Technically, if we always bet on the stronger teams, and just follow the odds, why can’t we win? Of course there are no such certain thing about winning or losing. But what are the chances that all the strong teams losing?

World Cup Football is coming. My colleague introduced me to this website paddypower.com. I registered, then I put £30 £40 (update: I put £10 more…am I in trouble?) there from my PayPal account.

The angle of this research is to bet on the odds. Just follow the betting tips, and put money on the stronger teams. I will not put my money in just one basket, instead I will spread it around several games per day. The sports that I am betting on is Football and Baseball. The chance to win in Baseball is a bit bigger than Football, because unlike football, there is no draw in baseball. Only two probabilities, win or lose.

Basically, I will put my bet based on reading some articles, betting tips, and see the league tables. If I can make my money grow just by following the odds, then gambling does work. Only thing is, I won’t put much money on it cause I don’t have that much to spare anyway :p.

Betting Statistic

Capital = £40

Current Balance = £77.12

Status = Up by £37.12

Profit = 92.8%

Pre World Cup / Warm Up

I have never bet online before, so this is the period to learn about the online gambling system. I will try to pick up some good winning formula, what works and what does not work.

Date Team Bet Odds Result
29 May Millwall VS Swindon £5 Swindon to Win 12/5 Lost £5
30 May Dagenham & Red VS Rotherham £5 (+£5bonus) Dagenham to win 7/4 Won £12.5
30 May Atletico Goianiense VS Goias £5 Atletico to win 5/4 Lost £5
30 May Botafogo VS Vasco Da Gama £5 Botafogo to win 5/6 Lost £5
31 May Chicago Fire VS AC Milan £11 AC Milan to win 8/11 Won £8
31 May Rays VS Blue Jays £5.5 Rays to win 8/11 Lost £5.5
31 May Mets VS Padres £5 Padres to win 4/5 Won £4
31 May Twins VS Mariners £5 Twins to win 4/5 Won £4
31 May Diamondbacks VS Dodgers £6 Dodgers to win 1/2 Won £3
1 Jun Orioles VS Yankees £10 Yankees to win 2/5 Won £4
1 Jun Indians VS Tigers £7 Tigers to win 8/13 Lost £7
1 Jun Brewers VS Marlins £7 Marlins to win 8/13 Won £4.31
1 Jun Mets VS Padres £5.5 Padres to win 10/11 Lost £5.5
1 Jun Diamondbacks VS Dodgers £5 Dodgers to win 4/5 Won £4
2 Jun Red Sox VS Athletics £7 Red Sox to win 4/7 Won £4
2 Jun Tigers VS Indians £6 Tigers to win 4/6 Won £4
2 Jun Mets VS Padres £5.5 Padres to win 10/11 Won £5
2 Jun Diamondbacks VS Dodgers £7 Dodgers to win 8/13 Won £4.31
2 Jun Braves VS Phillies £6 Braves to win 4/6 Won £4

Conclusion

After spending 5 days learning about the online gambling system, I can take conclusion that you CAN actually make money from gambling. The key is not to bet blindly, but to do safe bets constantly. Win little by little, day by day. Now, is there such thing as a safe bet?

1. Avoid blind betting (50-50 chance). Do smart and safe bets constantly. Win little by little.

Imagine this in football, if Brazil is playing versus USA, would you put all your money on Brazil winning the game? Would you? Cause I won’t. Because as much promising end result as this may have, there is a slight probability that you may lose all your money. I can’t say that this is a smart betting. You can double your money, but what if it’s a draw game, or even USA is winning?

2. Spread the bets. Don’t put everything in one basket. Play by the numbers.

Now imagine the second scenario. There are 6 games on the same day that have similar situation. Strong teams versus weak teams. What are the odds of all the strong team losing? Or even 3 strong teams losing? It’s very unlikely. From my previous experiences of spreading the bet to several “safe bets”, the chances are: lose a little, even, win a little, or win big (see the date 2nd June on the table above, where all my 5 bets are winning).

3. Qualification round is the golden moment.

Now this system only works on qualifying rounds, such as World Cup Group Qualifications, where there are strong teams and weak teams playing against each other. As it gets to the quarter finals, semi finals, and so forth, the chances are getting smaller and smaller to win. I would not put my money on a game such as Germany versus Italy, because this is what I call blind bet.

4. Know when to stop.

Having said all of the above, gamblers need to know when to stop. It’s good that I am doing this for a research, so I’am not putting that much money. And by the time my money has doubled, I know it’s time to stop.

I am taking one week of holiday, before the World Cup 2010 starts. I am going to do another research for the World Cup, doing bets with combinations and accumulators. Follow the research here: Trying to Beat the System of Gambling.

Cheers

Posted in Tips | Tagged , , | 2 Comments

Cari Kerja di London

Versi Bahasa Inggris

Pendahuluan

Saya cukup beruntung untuk memiliki pekerjaan di masa sulit resesi ekonomi ini. Tetapi pekerjaan saya ini datangnya juga tidak mudah begitu saja. Untuk cari kerja di London, tantangannya sangat banyak. Mulai dari urusan visa kerja UK yang agak ribet, sampai saingan yang bejibun, karena banyak sekali orang berdatangan untuk kuliah dan cari kerja di London.

Tentunya perusahaan akan memprioritaskan calon pekerja yang memang berhak bekerja, seperti warga Uni Eropa yang memang tidak membutuhkan visa untuk kerja / kuliah / atau keluar-masuk negara-negara Eropa, atau orang-orang yang memang sudah memiliki visa kerja. Perusahaan tidak mau diribetkan oleh urusan visa pelamar, dan memang mereka tak bisa disalahkan juga.

Visa Kerja UK

Saya menyerahkan disertasi master saya pada akhir September 2008, lalu mendapat kepastian lulus pada akhir bulan November. Dengat surat lulus ini barulah saya bisa melamar visa kerja UK. Visa kerja UK saya di-approve akhir Desember 2008.

Catatan: Saya sudah sedikit-sedikit melamar kerja di London sebelum mendapatkan visa kerja, tetapi umumnya hal pertama yang ditanyakan oleh para perekrut dan perusahaan adalah urusan Visa. Jadi terus terang agak percuma untuk melamar kerja sebelum memegang visa kerja UK.

Melamar Kerja di London

Mulailah saya melamar kerja setelah liburan Natal dan tahun baru. Saya mengirim sekitar 420 lamaran kerja, melalui website-website karir di UK (baik yang umum maupun yang spesialis di bidang new media / creative media) seperti Monster, Total Jobs, Creative Pool, Gumtree, Reed, New Media Age, Guardian, Brook Street, dan masih banyak lagi yang terus terang saya sudah lupa sekarang. Selain website-website karir ini, saya juga mencoba peruntungan saya di Job Centre / pusat pencarian pekerjaan di daerah tempat saya bertempat tinggal, dan juga pusat bantuan karir dari universitas saya.

Satu hal yang saya bisa bagi dengan anda, bahwa mencari kerja itu adalah bagaikan sebuah pekerjaan full-time sendiri. Dari pagi sampai malam mem-browse lowongan-lowongan kerja yang ada, menulis cover-letter / surat pengantar, merubah-rubah CV sesuai lowongan pekerjaannya. Bisa dibilang saya bekerja sama keras atau bahkan lebih keras pada saat cari kerja di London dibandingkan dengan sewaktu saya kerja beneran.

Persaingan Mencari Kerja di London

Untuk sekedar catatan, sebuah lowongan pekerjaan di London, khususnya untuk level lulusan kuliah / fresh graduate, bisa dilamar oleh sekitar 100-300 orang. Darimana saya dapat angka ini? Website seperti Reed (kalau saya tidak salah ingat) mencantumkan berapa jumlah orang yang sudah melamar pekerjaan yang terdaftar. Dan bayangkan, dari ratusan orang ini, hanya sekitar 10 orang yang dipanggil wawancara / interview, dan hanya satu orang yang akan mendapatkan pekerjaannya.

Dari sekian banyak lamaran pekerjaan saya, saya mendapatkan hanya 3 wawancara kerja, dan berhasil mendapatkan 2 tawaran kerja. Saya memilih pekerjaan yang lebih dekat dengan rumah saya. Setelah beberapa lama bekerja di tempat ini, saya memutuskan untuk pindah kerja ke perusahaan lain.

Melamar Kerja Lagi

Kali kedua saya mencari kerja di London, saya mengirimkan sekitar 140 lamaran kerja. Proses kedua ini agak lebih mudah karena saya sudah mempunyai pengalaman kerja di UK. Saya mendapatkan sekitar 10 wawancara kerja / interview, dan berhasil mendapatkan lagi-lagi 2 tawaran kerja. Saya memilih perusahaan tempat saya bekerja sekarang, karena perusahaan ini sangat besar dengan memiliki kantor di lebih dari 80 negara, lingkungannya sangat trendy seperti layaknya perusahaan media / agency di tengah pusat kota London, nyaman deh pokoknya.

Wawancara Kerja di London

Dengan pengalaman saya untuk cari kerja di London, menghadiri sekitar 20-an kali wawancara kerja, saya ingin berbagi tips dan menceritakan pertanyaan apa sajakah yang ditanyakan oleh perusahaan-perusahaan di London dalam wawancara kerja. Pertanyaan mereka sangat lah bervasiasi. Saya akan mulai dari yang paling standar dan membosankan.

Pertanyaan Standar

Percayalah, mitos-mitos tentang pertanyaan standar yang akan ditanyakan pada saat wawancara kerja itu semuanya benar. Inilah daftar pertanyaan umum dalam wawancara kerja:

  • Mulailah dengan menceritakan tentang diri anda sendiri!
  • Tanggung jawab anda di pekerjaan yang sebelum ini?
  • Mengapa anda ingin pindah kerja?
  • Apakah pekerjaan impian anda? Apakah yang anda ingin lakukan sebenarnya?
  • Tiga kelebihan anda?
  • Tiga kekurangan anda?
  • Mengapa anda menginginkan pekerjaan ini?
  • Mengapa anda merasa bisa melakukan pekerjaan ini?

Pertanyaan Mulai Sulit

Sekarang untuk pertanyaan yang mulai agak sulit untuk dijawab.

  • Mengapa kami harus menerima anda untuk pekerjaan ini?
  • Apa yang anda bisa tawarkan untuk kami?
  • Dimanakah anda melihat diri anda sendiri dalam 5-10 tahun ke depan?
  • Apa yang anda pelajari di Universitas? Tentang apa degree anda? Coba ceritakan pada kami!
  • Mereka akan menanyakan sesuatu dari CV anda: Anda menulis bahwa anda sangat organized. Apa maksudnya, coba beri contoh!
  • Atau ini: Disertasi anda sangat menarik. Coba ceritakan teori, pendapat, dan penemuan anda!

Ingatlah untuk menghafal jawaban-jawaban dari pertanyaan standar. Semakin sering anda melakukannya, semakin piawai anda akan menjawabnya. Tapi ingatlah untuk pura-pura berpikir sejenak sebelum menjawabnya. Percayalah pada saya, dengan menghafal jawaban ini, hidup anda akan lebih mudah. Hafalkan, Latihan, Hadiri, dan Gagal. Ini semua bagus untuk anda.

Pertanyaan Aneh

Sekarang waktunya untuk pertanyaan-pertanyaan aneh dalam wawancara kerja. Ingat bahwa berbeda bidang pekerjaan, berbeda pula sifat orang-orang yang bekerja di bidangnya, berbeda pula pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan. Tentunya anda pasti akan menemui calon atasan yang akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan aneh. Dalam kurung adalah nama perusahaan yang menanyakan pertanyaan aneh ini:

  • Apakah anda menyukai kantor ini? Baru saja direnovasi nih! Coba kira-kira saran anda, kantor ini harus diapakan / ditambahi apalagi supaya jadi nyaman? (Tug Search wawancara pertama).
  • Apa yang anda biasanya lakukan di weekend? Apakah anda minum? Apa bir kesukaan anda? (Tug Search wawancara pertama).
  • Apakah anda individualis atau lebih suka kerja dalam tim? (Tug Search wawancara pertama).
  • Yakinkan kami untuk menerima anda! (Tug Search wawancara kedua).
  • Tahu darimana kami bahwa jika anda mendapatkan pekerjaan ini, anda tidak akan pindah ke perusahaan lain kalau mereka menawarkan uang lebih? (Tug Search wawancara kedua) <wawancara kedua ini sebenarnya dilakukan di sebuah pub dekat kantor mereka di Shoreditch, saya ditawarkan pekerjaan ini. Sebuah perusahaan yang sangat santai dan cozy>.
  • Bagaimana anda memberi tahu klien bahwa anda tidak bisa menyelesaikan pekerjaan anda tepat waktu? (CBS Interactive wawancara pertama).
  • Bagaimana cara anda meminta tolong pada rekan anda yang memang orangnya menyebalkan? (CBS Interactive wawancara pertama).
  • Ceritakan kepada kami sesuatu tentang anda yang tidak banyak orang tahu. Buatlah kami tertawa! (CBS Interactive wawancara kedua) <ini favorit saya>.
  • Apa yang anda lakukan di sini? <He? Dimana? Kantor ini? London? Inggris? Dunia?> (Oxbridge).
  • Apa yang anda lakukan di sela-sela waktu luang anda? <Saya main musik, nyanyi di pub, dll> Apakah anda jago? Lagu apa biasanya? Coba ceritakan! (Oxbridge).
  • Masa paling anda ingat (baik dan buruk) dalam kuliah? (Holiday Rentals).
  • Bagaimana ibu anda akan menggambarkan tentang diri anda ? Bagaimana teman-teman anda akan menggambarkan tentang diri anda? Bagaimana anda menggambarkan tentang diri anda sendiri? (Holiday Rentals).
  • Mengapa anda ingin tinggal di London? (Holiday Rentals) <Saya mendapatkan tawaran kerja di sini>.
  • <Ini sangat aneh, wawancara hanya bertahan sekitar 2 menit> Bisakah anda men-design dan membangun sebuah website seperti ini (memberikan contoh website)? Tidak mungkin ini dilakukan oleh satu orang, pasti paling sedikit tim yang terdiri dari 3-5 orang yang membangunnya. Jadi saya tidak bisa. Ya baiklah, terima kasih atas kejujuran anda, terima kasih untuk kedatangan anda, dan semoga berhasil dalam mencari pekerjaan di London! <Hahaha, sial> (Joose TV).
  • <Sebuah perusahaan “escort” perempuan dan laki-laki, saya melamar untuk web designer> Kami berencana untuk mengadakan pesta “swinger” ditujukan kepada khalayak elit di London. Bagaimana kira-kira anda mem-promosikannya. Ingat, ini untuk kaum elit!! <Terdiam seribu kata> (V London Escorts).
  • Apakah anda orang yang kreatif? Coba jelaskan dan beri contoh! (Perusahaan tempat saya bekerja sekarang).
  • Apakah pandangan anda tentang online-marketing? <Bagaimana cara memulai untuk menjawabnya? hmm> (Perusahaan tempat saya bekerja sekarang).
  • Berapa kira-kira waktu anda dalam berlari 10 kilometer? (Perusahaan tempat saya bekerja sekarang).

Tips Terakhir

Yah kurang lebih inilah yang saya ingat dari proses saya dalam wawancara kerja di London. Banyak dari pertanyaan ini yang sebenarnya tidak mempunyai jawaban benar atau salah, tetapi lebih dilihat bagaimana cara anda menjawabnya.

Ingatlah untuk memakai pakaian yang rapi dan presentable, tapi juga tergantung dari perusahaan tempat wawancara kerja anda. Lebih baik kita agak sedikit terlalu rapi daripada sebaliknya.

Buatlah agar wawancara kerja anda menjadi sebuah diskusi bersama, bukan sekedar tanya jawab dan interogasi. Bertanyalah yang banyak tentang pekerjaan dan perusahaan itu. Mereka akan menghargai sifat anda. Buat agar agak sedikit casual, bercandalah sedikit, mereka senang orang yang tidak terlalu kaku. Buatlah agar mereka menyukai anda. Jangan berbohong, jika tidak tahu sama sekali, bilang tidak tahu dan balik bertanya. Bilang anda akan memulai mencari tahu tentang subjek pembicaraannya. Tersenyumlah.

Anda harus tahu bahwa kadang-kadang pe-wawancara kerja anda lebih gerogi daripada anda yang di-wawancara (percayalah). Apakah yang paling buruk bisa terjadi? Paling-paling anda tidak akan mendapatkan pekerjaan itu.

Semoga berhasil!

Posted in Tips | Tagged , , | 44 Comments

Faktor SEO On Page

Pada posting saya kali ini, saya akan membahas tentang faktor SEO on-page. Walau banyak Search Engine yang ada di luar sana (Yahoo, Bing, Ask, dll), namun saya akan membahas lebih tentang Google. Karena di Eropa (tempat saya bertempat tinggal sekarang), lebih dari 90% orang menggunakan Google untuk mencari sesuatu di Internet (sampai Mei 2010). Untuk di Amerika, hanya 65% saja orang yang menggunakan Google untuk periode Maret 2010.

Ada lebih dari 200 faktor SEO yang digunakan oleh Google dalam menentukan ranking sebuah halaman / website di SERP (search engine result page). Dan Faktor SEO secara umum dibagi menjadi 2 macam, faktor SEO on-page (di halaman) dan faktor SEO off-page (di luar halaman). Perlu dicatat bahwa Faktor SEO on-page sudah tidak sepenting itu lagi. Maksud saya, untuk keyword-keyword yang tidak banyak saingan, mungkin Faktor SEO on-page lah yang menentukan ranking di SERP. Namun untuk keyword-keyword yang sangat kompetitif, terlebih lagi jika website-website yang ada semua sudah sangat ter-optimisasi, lalu siapakah yang akan jadi ranking teratas? Di sinilah Faktor SEO off-page berperan.

Faktor SEO On-page

Judul Halaman / HTML Title Tag

Judul halaman adalah faktor SEO on-page yang terpenting. Keyword yang anda targetkan sebaiknya muncul di sini. Menurut percobaan yang dilakukan perusahaan saya, jika judul hanya mengandung target keyword, maka ranking akan lebih tinggi. Misalnya judul halaman anda adalah “Ayam Goreng”, maka jika ada orang yang mencari frase “ayam goreng”, rankingnya akan lebih tinggi dari jika judulnya “Ayam Goreng paling enak di dunia”. Namun tentunya hal ini sangat sulit, karena kita tak hanya menulis untuk Search Engine, tetapi juga untuk user / pengguna internet. Maka sebaiknya judul juga harus agak deskriptif sehingga user ingin meng-klik web anda dari SERP.
Jumlah karakter dalam judul, sebaiknya kurang dari 66 karakter. Karena jika lebih, dalam SERP Google, judul halaman anda akan terpotong oleh karakter titik-titik (…).

Nama Domain

Jika keyword yang anda incar sudah berada di nama domain anda, maka anda sudah memiliki keunggulan SEO yang kuat.

URL

Usahakan untuk menamakan file halaman anda dengan nama yang deskriptif sesuai dengan keyword target anda. Misalnya halaman ini akan saya beri nama file http://www.andryo.com/blog/faktor-seo-on-page/. Pisahkan kata-kata yang ada jika lebih dari 1 kata dengan dash / hyphen / strip. Jangan disambung, jangan pakai underscore (_).

Meta Description

Meta Description adalah tulisan yang digunakan untuk menjelaskan tentang apa sebuah halaman web. Tulisan ini akan muncul di snippet SERP sebagai penjelasan. Banyak pihak berkata bahwa Meta Description tidak lagi mempengaruhi ranking, tetapi menurut percobaan perusahaan kami, Meta Description masih merupakan faktor SEO on-page dan menentukan ranking, meskipun sedikit sekali.

Meta Description

Meta Description

Tulislah Meta Description selain untuk Search Engine, juga untuk user. Jika tulisan tidak menarik, user akan ragu meng-klik web anda di SERP. Jika tulisan tidak relevan, maka bounce rate akan relatif tinggi karena tidak sesuai dengan harapan user. Bounce rate adalah persentase angka jumlah user yang keluar dari web anda.
Maksimum karakter untuk Meta Description adalah 153 karakter, lebih dari ini maka tulisan anda akan terpotong oleh titik-titik (…).

Meta Keyword

Menurut para ahli, Meta Keyword sudah tidak dipakai lagi oleh Google untuk menentukan ranking. Tapi menurut percobaan kami, Meta Keyword juga masih merupakan faktor SEO on-page sehingga masih menentukan ranking, meskipun juga sedikit sekali.
Janganlah berlebihan memakai Meta Keywords, batasnya berapa juga tidak ada yang tahu pasti (ada yang bilang 3, ada yang bilang 5, ada yang bilang 10. Yah terserah anda, yang penting jangan berlebihan. Dan jangan lupa sebaiknya tulisan yang ada di Meta Keyword juga muncul di halaman anda. Jika tidak, maka akan terlihat spammy.

Header H1 H2 H3 dst

Header adalah faktor SEO on-page yang cukup penting. Usahakan tiap halaman hanya memiliki 1 H1 yang unik, lalu dibagi beberapa H2 sebagai sub-header (jika perlu), yang terdiri lagi dari beberapa H3, dan seterusnya, untuk membuat hirarki yang semantik.
Inilah kepercayaan yang beredar di para ahli SEO di luar sana, namun menurut percobaan kami, jika ada beberapa H1 atau bahkan urutan H1 H2 H3 tidak beraturan, maka tidak akan di-penalty. Namun tetaplah biasakan untuk membuat struktur web yang teratur. Demi kenyamanan para developer, designer, dan editor web anda.

Pengulangan Kata Keyword / Keyword Density

Banyak kepercayaan akan formula density di luar sana. 5% lah, 20% lah. Berapa persen kah keyword density yang sempurna? Entah lah. Mungkin para engineer Google juga bingung. Yang penting tulislah halaman anda untuk user, selain untuk Search Engine. Usahakan agar target keyword anda muncul beberapa kali, tapi jangan berlebihan. Selain bisa di penalty, user juga bacanya pusing kalau tulisannya tidak masuk akal.

Penekanan Keyword / Keyword Emphasis

Usahakan agar target keyword anda di halaman agar bisa diberi penekanan dengan Emphasis seperti strong, em, bold, atau italic. Search Engine akan mengira bahwa kata-kata ini penting di halaman anda. Namun sekali lagi, jangan berlebihan melakukannya. Selain tidak nyaman melihatnya, Search Engine (maksud saya para engineer-nya) juga tidak bodoh.
Menurut percobaan kami yang pertama, lebih baik untuk melakukan penekanan yang bervariasi, pakai strong, lalu em, dst. Namun percobaan kedua kami membuktikan emphasis tidak mempengaruhi ranking. Kami bingung juga. Yah terserah anda mau percaya yang mana. Pakai saja, siapa tahu kan hehe.

Halaman yang ramah SEO

Hindari memakai flash untuk keseluruhan halaman anda. Google bisa membaca flash, tapi flash yang bagaimana? Kadang dalam flash, text bisa di-break down menjadi image demi keindahan, sehingga tidak bisa dibaca lagi.
Jika halaman anda memakai video, usahakan untuk mencantumkan transkrip video anda di halaman itu agar menjadi kaya akan isi konten teks.
Jika anda masih tetap akan memakai flash untuk keseluruhan, maka pakailah sistem embed flash yang ramah SEO, dengan memasukan konten alternatif di dalam kode embed flash. Silahkan lihat caranya di halaman ini untuk konten alternatif, dan di sini untuk kodenya. Nanti jika saya tidak malas, saya akan tulis post bahasa Indonesia tentang bagaimana cara meng-embed Flash yang ramah SEO.

Navigasi / Menu

Pakailah navigasi / menu yang standar HTML. Hindari menu flash, JavaScript, atau Ajax, untuk memastikan Search Engine bisa membaca content dan mengikuti link dari satu page ke page lain.

Link Internal

Kadang-kadang dalam sebuah halaman anda, anda akan membahas sesuatu yang dibahas lebih dalam di halaman lain. Maka jika ada kesempatan ini, buat lah agar di link ke halaman itu. Jangan lah melakukan ini secara berlebihan, selain bacanya pusing, terlalu banyak link akan terlihat spammy.
Usahakan untuk memakai teks anchor yang deskriptif. Daripada menggunakan kata-kata klik di sini untuk membaca tentang saya dan SEO, pakailah kata-kata seperti ini: Andryo dan SEO.
Jangan lupa untuk memakai judul link / link title, tulisan yang keluar di link jika mouse pointer anda berada di atas sebuah link.

Gambar Dalam Halaman

Jika di halaman anda ada gambar, maka namakan file gambar anda dengan sesuatu yang deskriptif atau kaya akan keyword. Misalnya beri nama gambar dengan nama “ayam-goreng.jpg” daripada “image1035.jpg”. Pakailah dash / hyphen / strip untuk memisahkan kata, jangan underscore, jangan disambung.
Gunakan tag alt untuk memperjelas tentang apa gambar anda. Selain gambar anda akan semakin kaya keyword, ini juga akan berguna untuk orang buta yang mem-browse halaman anda memakai browser khusus orang buta, atau jika browser user tidak mengaktifkan gambar (disable image).

Posisi Keyword di kode HTML Halaman

Menurut para ahli, posisi keyword di kode HTML akan mempengaruhi ranking. Misalnya saja kode HTML halaman anda isinya dari atas banyak sampah kode, lalu menu, lalu gambar-gambar, lalu video-video, lalu isi lainnya, baru keyword di bagian ujung bawah. Ini tidak akan menguntungkan.
Pernah saya men-design sebuah web untuk sebuah klien yang dengan jelas meminta kode HTML nya untuk berisi konten penting dibagian atas (header, paragraf, dll) dan kode tidak penting seperti navigasi / menu, kotak search, gambar-gambar, di bagian bawah. Bagaimana caranya untuk melakukan hal ini? Pakailah posisi absolut dalam CSS anda, atur posisi sedemikian rupa di CSS anda.
Terus terang perusahaan kami belum melakukan percobaan untuk faktor SEO on-page yang ini. Tapi akan saya pastikan untuk melakukannya dan akan meng-update post ini jika saya telah dapat hasilnya.

Div VS Tabel

Apakah web anda di-develop dengan memakai tabel? Tabel diciptakan bukan untuk mengatur posisi dan mengatur format tulisan web. Gunakanlah CSS untuk itu. Selain kode akan terlihat lebih rapi, Search Engine juga akan membaca lebih jelas konten web anda.
Menurut percobaan kami, ranking akan lebih tinggi jika keyword berada di dalam Div daripada tabel. Kadang-kadang design web yang “kotor” menggunakan tabel bertingkat-tingkat, sehingga keyword anda berada dalam tabel yang berada dalam tabel lain, yang juga berada di tabel lain. Ini akan berpengaruh buruk terhadap Faktor SEO on-page anda.

Kode yang Bersih

Usahakan untuk kode HTML halaman anda agar tidak mengandung kode sampah seperti kode-kode yang tidak dipakai tapi di-commented out memakai <!—— kode sampah ——>, atau kode CSS dan JavaScript yang berada di dalam HTML.
Letakkanlah kode CSS dan JavaScript di luar HTML anda dan panggilah kode itu secara eksternal, sehingga kode HTML halaman anda bersih dan kaya akan konten.

Jumlah Link Keluar / Outbound Link

Hindarilah mempunyai terlalu banyak link keluar dari halaman anda. Halaman yang mempunyai terlalu banyak link keluar akan terlihat spammy. Ya ini telah terbuktikan dari percobaan kami, ranking halaman yang mempunyai lebih banyak link keluar akan turun.
Jika ada link keluar yang kurang penting, pastikan untuk memakai nofollow dengan cara memasukkan kode rel=”nofollow” di kode link anda.
Jangan sampai anda mempunyai link keluar ke lingkungan yang buruk / bad neighborhood. Contohnya ke sebuah domain yang sudah di-cap oleh Search Engine sebagai link farm (menjual link) atau semacamnya.

Sitemap

Gunakanlah XML Sitemap untuk website anda. Cara membuatnya relatif mudah, silahkan cari sendiri di Google, jangan malas ah.
Jika web anda berukuran sangat besar, agak sulit untuk membuat XML Sitemap secara manual. Gunakanlah sitemap generator. Lagi-lagi, carilah sendiri sitemap generator anda di Google.
Untuk blog wordpress saya ini, saya memakai plug-in “Google XML Sitemap”. Silahkan dilihat di halaman http://www.andryo.com/blog/sitemap.xml untuk kode hasil sitemap generator blog ini.
Selain XML sitemap, usahakanlah agar website anda mempunyai HTML sitemap demi usability, untuk membantu user dalam mem-browse website anda. Terutama jika web anda berukuran agak besar, agar user tidak nyasar di website anda.

Lokasi Server dan TLD (Top Level Domain)

Search Engine menyukai konten yang lokal karena akan lebih relevan. Jika anda mencari sesuatu dari Indonesia memakai situs google.co.id, Google akan memprioritaskan halaman / web yang berada di server yang berlokasi di Indonesia. Atau jika servernya berada di luar negeri, tetapi memakai Top Level Domain Indonesia seperti .gov.id / .co.id / .ac.id / dll.
Bayangkah jika anda mencari tentang sebuah restoran di Internet, namun hasil yang dikeluarkan oleh Search Engine adalah sebuah restoran yang berada di Brazil. Tentunya akan sedikit mengganggu.
Untuk catatan, server blog saya ini berlokasi di Denmark, dan TLD nya .com. Saya memakai provider ini karena 1 alasan, murah. Sedangkan untuk mendaftar domain .co.id sangatlah repot. Waktu itu saya harus menyerahkan copy akte perusahaan, KTP / SIM, atau akte notaris segala lah, padahal saya tidak berada di tanah air. Ya sudah, yang gampang-gampang sajalah.

URL Redirection – Canonical

URL Redirection, maksudnya adalah pengalihan URL menjadi 1 versi yang menjadi pilihan kita sebagai webmaster. Kadang-kadang Search Engine melihat beberapa versi dari web kita, padahal sebenarnya hanya 1 halaman. Contohnya seperti ini, dari 4 URL ini sebenarnya semuanya adalah 1 halaman:

Tetapi di mata Search Engine, 4 URL itu adalah 4 halaman yang berbeda. Jika inbound links yang beredar di luar sana menuju ke beberapa URL ini, maka link juice / link point kita akan terpecah-pecah. Link juice / link point adalah nilai yang diberikan terhadap web / halaman kita dari inbound links yang masuk. Dari sini lah datangnya PageRank.
Bagaimana cara mengatasi hal ini? Gunakan redirect 301. Redirect 301 artinya adalah pengalihan permanen. Caranya tergantung dari tipe server yang web anda pakai. Server saya adalah Apache, sedikit mencari di Google pasti anda dapatkan cara-cara redirect untuk server tipe apapun.
Setelah memakai redirect 301, ke-4 URL tersebut akan dialihkan ke 1 versi pilihan saya, yaitu http://www.andryo.com/. Dan link juice dari versi URL yang lain akan dioper ke URL ini. Silahkan dicoba ke-4 link di atas.
Jangan memakai redirect 302, yaitu redirect sementara, karena ini gunanya lain. Ini gunanya untuk misalnya web anda sedang dalam perbaikan, lalu dialihkan ke URL lain. Redirect 302 tidak akan mengoper link juice / link points.

Kecepatan Loading

Google mempunyai visi tentang Internet yang cepat, sehingga mereka memasukkan kecepatan loading website ke dalam algoritma Faktor SEO on-page untuk menentukan ranking. Untuk saat ini, belum terlalu besar pengaruhnya.
Jika ada 2 situs yang keadaan semua Faktor SEO-nya seimbang, tentunya sebagai user kita lebih memilih situs yang lebih cepat loading-nya.

Bahasa Dalam Halaman

Seperti yang saya rangkum di atas, Google menyukai situs yang sifatnya lokal. Jika ada 2 situs yang keadaan Faktor SEO-nya seimbang, Google akan memprioritaskan halaman yang memakai bahasa sama dengan Google lokal yang dipakai untuk men-search. Misalnya anda search di google.co.id, berarti bahasa Indonesia yang diprioritaskan.
Bayangkan jika anda mencari tentang Faktor SEO on-page di google.co.id, lalu hasil yang keluar di SERP adalah website-website yang berbahasa Spanyol, Perancis, atau Jerman. Tentunya pengalaman browsing anda jadi agak terganggu.

Umur Domain / Halaman

Search Engine menyukai situs dan halaman yang tua. Tua = dewasa = terpercaya. Semakin lama umur domain / halaman, semakin diprioritaskan oleh Search Engine.
Selain umur domain, konon kabarnya seberapa lama kontrak domain juga mempengaruhi. Misalnya pemilik domain menyewa / membeli domain itu selama 10 tahun, berarti lebih dipercaya dari yang hanya sewa / beli selama 1 tahun. Tetapi saya kurang yakin atas faktor SEO yang ini, silahkan anda memutuskan sendiri :)

Sekian dulu postingan dari saya, mohon maaf jika ada yang terlewatkan. Dan jangan ragu untuk menanyakan apapun ke saya, akan saya usahakan menjawab. Gratis kok hehe. Saya harap artikel faktor SEO on-page ini bisa membantu atau paling tidak memberikan informasi baru pada anda.

Posted in Blog SEO | Tagged , , , | 23 Comments