Terlalu sering menggunakan Twitter itu tidak sehat

By | 25 February 2012

Baru saja saya membaca sebuah artikel di Mashable: Terlalu sering menggunakan twitter dan nge-tweet itu tidak sehat, menurut Biz Stone – salah satu pendiri Twitter.

Ia mengemukakan bahwa menghabiskan waktu 12 jam atau lebih di Twitter per hari itu bukan merupakan ide yang baik. Gunakanlah Twitter secukupnya, misalnya untuk mendapatkan informasi yang diperlukan.




Berikut statistik yang saya pelajari dari artikel ini:

  • Menurut Alexa, rata-rata orang menghabiskan waktu 4 setengah menit per hari di Twitter.
  • Menurut Sysomos (2009), hanya 1,13% orang yang nge-tweet lebih dari 10 kali per hari.

Saya mungkin termasuk orang yang menggunakan Twitter secukupnya saja. Tidak setiap hari saya nge-tweet, dan saya berusaha menghindari “ngobrol” berlebihan di Twitter. Sudah banyak messenger yang diciptakan untuk mengobrol, misalnya Whatsapp, BBM, MSN Messenger, YM, Viber, dll.

Di kantor, saya selalu membuka Twitter secara berkala, biasanya untuk mencari informasi, misalnya berita-berita penting di industri saya, serta blog post dan penelitian yang baru diterbitkan.

Apakah anda pengguna Twitter yang berlebihan? Berapa kali anda nge-tweet per harinya?

Sebenarnya sih sah-sah saja. Setiap orang kan punya hobinya masing-masing yang berbeda satu sama lain. Tapi mungkin yang agak mengganggu adalah jika ada orang yang “curhat” berlebihan di Twitter, misalnya berantem sama pasangannya lewat Twitter. Saya tidak butuh mengetahui urusan internal, rumah tangga, atau hubungan cinta orang lain haha.

No offense, just a personal opinion.

Cheers.

One thought on “Terlalu sering menggunakan Twitter itu tidak sehat

  1. oncomgoreng

    aku mungkin salah satu orang yang ga keranjingan (suka) dengan twitter. Bener bnget, ngobrol lebih asik pake messenger. Hidup messenger! Hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *