Macam-Macam Wine: Red Wine, White Wine, Champagne, Rosé Wine, Port Wine

5 tahun yang lalu, saya tidak mengerti wine sama sekali. Semua wine sepertinya rasanya sama saja. Namun cukup beruntung, saya sempat tinggal di Eropa, tepatnya di London, Inggris, selama 4 tahun. Kebetulan saya sepermainan dengan teman-teman yang menyukai wine, dan kami bergabung di perkumpulan pecinta wine kampus kami.

Seperti yang diperkirakan, apa sih tujuannya siswa universitas bergabung di perkumpulan pecinta wine? Palingan ingin mabuk-mabukan gratis. Itu memang benar, tapi dalam prosesnya kami mengunjungi perkebunan wine (winery / vineyard) secara reguler, ikut wine tasting, dan mendatangkan ahli-ahli wine untuk berbicara di perkumpulan wine kami.

Apa itu Wine?

Wine adalah minuman beralkohol yang dibuat dari fermentasi buah, khususnya anggur. Anggur dihancurkan, lalu dicampur dengan variasi yeast untuk mengubah kadar gula menjadi alkohol. Wine juga bisa dibuat dari buah-buahan lain. Dengan variasi spesies anggur dan yeast, produk wine yang dihasilkan pun akan berbeda.

Macam-macam Wine / Variasi Anggur

Wine umumnya dibuat dari satu atau lebih campuran spesies anggur. Anda mungkin pernah mendengar Chardonnay, Pinot Grigio, Pinot Noir, Cabernet Sauvignon, Merlot, dll.

Macam-Macam Red Wine / Anggur Merah

Red wine dibuat dari memproses anggur merah atau anggur hitam. Hasil akhir proses bisa sangat bervariatif, tergantung cuaca, curah hujan, daerah, tanah, type anggur, dll.

Contoh macam-macam red wine yang terkenal:

  • Cabernet Franc
  • Cabernet Sauvignon
  • Dolcetto
  • Malbec
  • Merlot
  • Pinot Noir
  • Sangiovese
  • Syrah / Shiraz
  • Tempranillo

Macam-Macam White Wine / Anggur Putih

White wine dibuat dari tipe anggur yang kuning, keemasan, hijau, atau juga beberapa tipe anggur merah. Jika menggunakan anggur merah, kulitnya tidak digunakan, hanya sarinya yang tidak berwarna yang digunakan. Untuk tipe anggur lain: kuning, hijau, keemasan, kulit anggurnya bisa saja digunakan atau juga tidak, dalam proses produksinya.

Contoh macam-macam white wine yang terkenal:

  • Chardonnay
  • Chenin Blanc
  • Muscat
  • Pinot Blanc
  • Pinot Grigio
  • Pinot Gris
  • Riesling
  • Semillon
  • Sauvignon Blanc
  • Verdelho

Rosé Wine / Pink Wine

Rosé wine / pink wine adalah variasi jenis wine yang menggunakan tipe anggur merah, tetapi secukupnya saja sampai warnanya merah muda. Warna merah muda tepatnya juga bisa bervariasi dari oranye, sampai agak keunguan, tergantung tipe anggur yang digunakan dan cara memprosesnya.

Sewaktu menghancurkan tipe anggur merah, kulitnya dibiarkan bersentuhan dengan sarinya selama 1 – 3 hari. Lalu kulitnya tidak diikut sertakan dalam proses produksi selanjutnya.

Mencampur red wine dan white wine untuk mendapatkan hasil akhir Rosé wine, tidak dianjurkan. Apalagi di negara seperti Perancis, hal ini adalah ilegal – kecuali untuk membuat Champagne. Tetapi tetap, produsen-produsen kelas atas tidak menggunakan metode mencampur.

Champagne

Champagne adalah minuman sparkling white wine / white wine bersoda. Untuk bisa diberi nama Champagne, minuman ini harus diproduksi di daerah Champagne di Perancis, sekitar perjalanan 2 jam dari Paris ke arah timur laut.

Anggur yang digunakan untuk Champagne adalah Chardonnay, Pinot Meunier, dan Pinot Noir. Tipe-tipe anggur ini pun harus ditumbuhkan di daerah-daerah yang telah disetujui oleh hukum.

Namun pemberian nama Champagne, agak kurang dipatuhi oleh produsen-produsen negara wine modern (seperti Amerika). Mereka suka memberi nama Champagne seenaknya padahal minuman itu tidak dibuat di daerah Champagne, Perancis. Di Uni Eropa, nama Champagne dilindungi khusus untuk sparkling white wine yang diproduksi di daerah Champagne.

Cara Membuat Champagne

Dalam proses produksi, ada proses fermentasi alkohol untuk soda di botol. Beberapa gram yeast dan gula batu ditambahkan ke botol, lalu didiamkan selama umumnya 1 setengah tahun untuk mendapatkan rasa yang mantap.

Port Wine

Seperti aturan Champagne, untuk dinamakan Port wine / Porto / Vinho do Porto, minuman ini harus diproduksi di area Douro Valley / Lembah Douro di area agak dekat dengan Porto, Portugal. Uni Eropa juga mempunyai peraturan yang melindungi nama Port wine / Porto / Vinho do Porto.

Minuman semacam ini juga banyak diproduksi di Australia, Afrika Selatan, Amerika Selatan, dan Amerika Serikat. Dan banyak dari mereka yang melabelkan minumannya “Port Wine” padahal tidak diproduksi di daerah Port resmi di Douro Valley.

Port wine termasuk dalam dessert wine karena di fortified (umumnya dicampur dengan spirit semacam brandy). Wine ini manis dan agak coklat kemerahan. Dalam proses produksinya, spirit ditambahkan untuk menghentikan proses fermentasi, meninggalkan lebih banyak kadar gula dan meningkatkan kadar alkohol secara drastis. Lalu wine disimpan dalam barrel seperti layaknya wine lain.

Andryo Haripradono

About Andryo Haripradono

Andryo Haripradono is an Online Marketing Consultant specializing in SEO (Search Engine Optimization), Web Analytics and Conversion Optimization with UK, European, Australian, New Zealand and Asia Pacific market experience. This is his personal blog where he writes about life, passion, travel, music and the digital industry.
This entry was posted in Randoms, Tips and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

25 Responses to Macam-Macam Wine: Red Wine, White Wine, Champagne, Rosé Wine, Port Wine

  1. semara says:

    apa perbedaan rasa setiap jenis2 dr wine tersebut ?

  2. Semara,

    Susah juga menerangkan “rasa” dalam kata-kata. Seperti jika ada orang menanyakan anda, apa beda rasa teh dan kopi. Intinya white wine lebih terasa rasa buahnya, kadang-kadang manis. Champagne memiliki rasa soda (sparkling). Rose seperti campuran red and white wine. Port rasanya manis dan strong.

    Semoga membantu.

  3. dede says:

    apa tu yeast.
    utuk wine yg paling enak berapa tahun harus di fermentasikan

  4. Dede,
    Menurut kamus sih “Ragi”.
    Tiap produser wine pasti mempunyai formula sendiri yang kadang-kadang dirahasiakan untuk berapa lama di-”aging”. Sepertinya tidak ada formula tetapnya.
    Salam.
    Andryo

  5. leon sagala says:

    apakah semakin lama tahun fermentasinya berpengaruh ke rasa?
    punya list wine yang recommended dari kualitas dan rasa, dan klu bisa yang harga kira-kira terjangkau bro?

    salam

  6. Leon,
    Tentunya berpengaruh ke rasa. Tiap produsen punya formula sendiri-sendiri, dan tergantung wine nya.
    Wine-wine yang saya pribadi suka:
    Untuk red:
    - Bordeaux, Perancis (biasanya campuran Cabernet Sauvignon + Merlot)
    - Rioja, Spanyol (Tempranillo)
    - Barolo, Italia (lupa pakai anggur apa) – yg ini agak mahal
    - Shiraz dari Barossa Valley, Australia

    Untuk white:
    - Marlborough, New Zealand
    - Rosemount, Australia

    Kalau di Indonesia mungkin wine-wine ini agak mahal. Di Eropa, 7 pound juga bisa dapet yang Bordeaux (sekitar 100 ribu rupiah).

    Andryo

  7. alex chang says:

    klo agan agan minat gua punya stock wine lebih dari 60 jenis wine, dari sweet wine, rose, ice wine dan dry wine.. ampe yang kelas premium penfold grange dari australia. resmi cukai dan resmi ijin penjualan dah lengkap… klo minat pm gua yach via BB, nie pin gua 29f1f929 lokasi di kota malang. thanks….

  8. natasya says:

    mau tanya nih.. punya list wine yang rasa manis dan tinggi alkoholnya.. kalau bisa yang biasa didapati di indonesia..

  9. Natasya,
    Wine manis yang tinggi alkoholnya biasanya desert wine. Misalnya Port, Sherry, Muscats.
    Maaf saya tidak tahu daftar yang bisa didapati di Indonesia.
    Salam.
    Andryo

  10. anggaris says:

    menurut kakak buku yang bagus untuk belajar lebih banyak tentang wine untuk pemula apa ?
    ada recomendasi ???
    karena saya sangat tertarik untuk mempelajari segala hal tentang wine …

  11. hendry says:

    lebih enak mana merlot ama shiraz

  12. Tergantung wine nya dari mana dan tiap orang punya selera berbeda.

  13. Anggaris,
    Maaf saya juga kurang tahu. Baca-baca dari internet juga bisa dapat banyak informasi tentang wine kok :)
    A

  14. ronny irawan says:

    wine itu beragam rasa dan racikan tergantung iklim yang ada di negara masing masing produsen wine. kalo untuk aku pribadi lebih enjoy dengan alexandria, bisa juga dengan alternative two island kedua merk wine ini asli indonesia dan sangat cocok di nikmati dengan jenis masakan indonesia,

    info : 085 318 049 586

  15. okke says:

    jenis gelas cristal apa yg bagus untuk red wine

  16. Nita says:

    Semua jenis wine itu bisa bikin mabuk ya? Trus ada rasa pahit ata nggak ya dari wine itu?
    Trims.

  17. Nita,
    Apapun yang ada alkoholnya, jika dikonsumsi bisa memabukkan. Belum pernah saya temukan wine yang pahit.
    Andryo

  18. Gladys says:

    Wah banyak sekali variannya yah ternyata … Ikut nimbrung dikit yah… mo review yang pernah saya coba … Baru pernah coba White Wine yang Chardonnay dari Nugan sama Sauvignin Blanc dari Misterio ajeu sih yang murmer, ga tau kalo merk laen yah … nah tapi dari dua itu saya lebih suka chardonnay karna kecutnya pas, kalo sauvignon blanc kata saya agak pait mirip beer .. CMIIW.

    Kalo red wine cuman pernah coba Carlo Rossi, itu Merlot yah kalo ga salah … Saya pernah coba yang varian California, itu asemmm banget kata saya, trus yang Sangria agak manis, sama satu lagi yang red sweet nya manis banget … Kalo Carlo Rossi ini saya suka yang sangria, manisnya pas …

  19. Lydia Ransulangi says:

    Buku buat pemula, boleh baca “Rahasia “Wine karya Yohan Handoyo

  20. Lydia Ransulangi says:

    Salam kenal ya….. Ikut nimbrung. Wine itu minuman yang hidup. Buah anggur yang sering dijadikan bahan dasar pembuatan adalah dari jenis Vitis Vinifera dan ada juga yang vitis labrusca.

  21. anggy says:

    saya mau tanya apa bedanya natural wine dan spakling wine ?
    makasih.

  22. Anggy,
    Sparkling itu yang rasanya ada sodanya (seperti champagne).
    Salam.
    Andryo

  23. rezki says:

    brapa lama batas konsumsi wine kalau udah di buka, adakah cara penyimpanan khususnya agar tahan lama…

  24. noval says:

    Gan ane udah minum wine beberapa kali, cuma sering lupa namanya apa. Tau ga gan wine yang warnanya agak coklat trus kandungan alkoholnya lumayan tinggi? Kalo ga salah inget sih apropte, bener ga sih? Mohon di bantu ya gan, masih newbie hehe

  25. Biasanya sih 2 hari sampai 5 hari. Ditutup dengan tutup botolnya lalu dimasukkan ke lemari es.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>